Categories: NEWS

KORBAN PENIPUAN TAMBANG KEMBALI MENDATANGI MAPOLRES KLATEN UNTUK MENANYAKAN LAPORANNYA

kalitannews- Kuasa hukum PT STAR mendesak Polres Klaten segera menuntaskan kasus dugaan atas pembagian hasil tambang yang tidak jelas terhadap rekan bisnisnya AFR warga Sleman, AZS warga Klaten serta HKY warga Solo yang dilaporkan ke Polres Klaten pada Agustus 2019.

Wisnu merasa kerjasama yang telah disepakati sejak 27 Februari 2019 tak sesuai harapan. Ia tak bisa menikmati hasil dari usaha tersebut. Selanjutnya ia memilih jalur hukum lantaran merasa dirugikan. Wisnu melaporkan HK ke Polres Klaten. Sedangkan kegiatan pertambangan PT. STAR telah berhenti sejak 9 Desember 2019.

Kuasa Hukum Wisnu , Jamal mengatakan, kasus yang sudah dilaporkan kliennnya atas nama Wisnu Nugroho tersebut, sudah cukup lama sejak bulan Agustus 2019 hingga saat ini belum ada perkembangan.

“Sebagai kuasa hukum saya meminta kepada Polres Klaten untuk segera menuntaskan kasus yang saat ini sedang ditangani karena secara langsung sangat merugikan klien saya,” tegasnya.

Dijelaskan, persoalan yang dilaporkan sangat kompleks. Salah satu contohnya adalah kliennya jadi korban penipuan rekannya berinisial HK. Sedangkan kehadiran dirinya bersama tim untuk memberikan dorongan pemahaman dan masukan ke Polisi. Hal-hal yang kurang pas agar sama-sama dikoreksi. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Klaten dan memverifikasi semua data yang ada untuk disempurnakan.

“Apakah karena bagi hasilnya, apakah karena perikatannya, perseroannya, apakah pekerjaannya yang di dalam, apakah kekurang cakapan penyidik yang tidak paham mengupas tuntas permasalahan ini. Kita juga tidak tahu,” jelasnya.

Seharusnya, kata Jamal, apabila ada kesenjangan terkait perhitungan perusahaan dan keuangan agar menggunakan akuntan publik.

Hal itu lebih ideal dari pada dihitung sendiri. Harusnya hal-hal seperti itu sudah diluar pemikiran penyidik. Termasuk diluar pemikiran orang-orang yang mengelola tambang tersebut.

“Disaat pecah kongsi bagaimana mendudukkan permasalahan ini. Disaat rembug sudah tidak bisa, koordinasi sudah tidak bisa, kita gunakan langkah-langkah yang menggunakan rumus yang tidak bisa dibantah lagi, satu tambah satu ya dua, misalnya seperti itu,” ujarnya.

Kasatreskrim Polres Klaten AKP. Ardiyansyah Rithas Hasibuan membenarkan terlapor Wisnu Nugroho bersama kuasa hukumnya mendatangi Polres Klaten ,” Kasus tersebut masih dalam penyelidikan jajaran kami sebelum dilakukan gelar perkara untuk menemukan 2 alat bukti yang menguatkan adanya laporan pidana atas aduan salah satu pemilik saham PT, Star”,kata Kasatreskrim.

Kasat menegaskan dalam penanganan kasus ini penyidik tetap bersikap profesional dalam mengurai masalah, proses pengumpulan keterangan terus dilakukan dan memeriksa sejumlah saksi.

“Kami tetap profesional, tidak condong ke Pelapor maupun terlapor, kita selidiki dulu kasusnya sebelum kita tentukan langkah selanjutny”,tegas Hasibuan.

 129 kali dilihat

admin

Recent Posts

Sambut Bulan Suci Ramadhan Babinsa Kajen Dan Warga Bersihkan Masjid

kalitannews.com // Klaten - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Babinsa Koramil 23/Ceper Kodim 0723/Klaten…

18 jam ago

Gelar Pasukan menandai dimulainya Operasi Keselamatan Candi 2021

kalitannews.com // klaten - Apel Gelar Pasukan menandai dimulainya Operasi Keselamatan Candi 2021 di wilayah…

18 jam ago

Tersangka Kuras ATM Korbannya Gunakan Tusuk Gigi

kalitannews.com // klaten- Jajaran Polres Klaten berhasil mengamankan dua tersangka pelaku pencurian dengan modus mengganjal…

3 hari ago

Dandim Bentuk Masyarakat Berkarater dan Berwawasan Kebangsaan

Kalitannews.com//Klaten – Kodim 0723 Klaten menggelar Pembinaan Wawasan Kebangsaan Kodim 0723/Klaten Triwulan I TA. 2021…

5 hari ago

Polri Siap Respon Keluhan Masyarakat Lewat Aplikasi

kalitannews.com // Era teknologi 4.0 mendorong Polri untuk makin berinovasi. Layanan lewat android saat ini…

6 hari ago

Peringati HUT Korem dan Persit, Kodim Klaten Gelar Donor Darah

kalitannews.com // Klaten – Dalam rangka memperingati HUT ke 55 Korem 074 Warastratama dan HUT…

7 hari ago

This website uses cookies.