Komunitas Lima Benua  ( LIBEN ) Mencanangkan Gerakan  “Pilah Sampah Dari Rumah”

Komunitas Lima Benua ( LIBEN ) Mencanangkan Gerakan “Pilah Sampah Dari Rumah”

Kalitannews.com// klaten – Sanggar Seni Lima Benua Memyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Kali Ini Liben  Mereview Tragedi Yang Terjadi Di Indonesia Yang Disebabkan Karena Tumpukan Sampah Dalam Sebuah Karya Sepanjang 32,4 Meter Yang Menceritakan Dari Peristiwa TPA Leuwigajah Hingga Terjadinya Tragedi Longsor Yang Memakan Korban 154 Orang Dan Merupakan Tragedi Terbesar Di Dunia Setelah Peristiwa Longsor Di Payatas, Philipina Pada 10 Juli 2020 .

Lukisan Dengan Media Kertas Semen Bekas, Dilukis Dengan Arang Dan Injet (Kapur Sirih) Itu Menceritakan Tragedi Longsornya Tempat Penampungan Akhir (TPA) Sampah Di Leuwigajah Bandung, Jawa Barat Tahun 2005 Yang Memakan Korban Jiwa 154 Orang. Tragedi Longsornya TPA Sampah Di Leuwigajah Ini Merupakan Tragedi Terparah Nomer Dua Di Dunia Setelah Tragedi Serupa Di Payatas Philipina Pada 10 Juli Tahun 2000.

Pada Peringatan Hari Peduli Sampah Kali Ini, Komunitas Lima Benua Art Manajemen Klaten Juga Mencanangkan Gerakan “Pilah Sampah Dari Rumah”, Dari Gerakan Ini Diharapkan Peran Aktif Warga Masyarakat Sudah Memilah Milah Sampah Yang Diproduksi Oleh Setiap Rumah Tangga. Barang Yang Masih Bisa Didaur Ulang Disisihkan Dan Kemudian Bisa Dijual Di Bank Sampah, Demikian Disampaikan Oleh Panitia Peringatan Hari Peduli Sampah Komunitas Lima Benua Art Manajemen, Temanku Lima Benua.

Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional Hari Ini Dihadiri Oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Klaten Srihadi, Kepala Pabrik PT Tirta Investama (TIV), Ketut Muaranata, Ketua Kadin Kabupaten Klaten, Parwanto Serta Perwakilan Dari Dinas Pariwisata Kabupaten Klaten.

Dalam Kesempatan Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional Tersebut, Terungkap Bahwa Saat Ini Ada Sampah Yang Sangat Berbahaya Bagi Kelangsungan Hidup Manusia Yaitu Sampah Medis.

Sampah Medis Adalah Sampah Yang Dihasilkan Oleh Institusi Medis Antara Lain Klinik Dokter, Puskesmas, Poliklinik, Rumah Sakit. Sampah Medis Ini Jika Tidak Dikelola Dengan Benar Akan Sangat Berbahaya Bagi Keberlangsungan Hidup Manusia Karena Sampah Tersebut Bisa Jadi Mengandung Virus Yang Mematikan. Terlebih Saat Ini, Sampah Medis Seperti APD, Masker, Jarum Suntik Dan Lain Lain Bekas Untuk Penanganan Covid19.

 

 1,270 kali dilihat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *