Seorang Pengendara Motor Tertabrak KRL Di Perlintasan Kereta Api Tanpa Di Desa Ketandan Klaten

Kalitannews.com // klaten – Paimin Warga Dukuh Jambu Kidul Desa Jambu Kidul Kecamatan Ceper Tewas Tertabrak Kereta Rel Listrik Di Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu Di Dukuh Karangnongko Desa Ketandan Kecamatan Klaten Utara , Sabtu Siang 27/02/2021 .

Kanit Reskrim Polsek Klaten Utara Ipda Yamto Mengatakan ” Kronologi Kejadian Ada Kereta Pertamina Dari Arah Selatan , Setelah Kereta Lewat Korban Maju Menyeberang Tapi Korban Tidak Sadar Jika Rel Dobel Track Dan Dari Arah Solo Kereta Rel Listrik ( Krl ) Lewat Sehingga Korban Paimin Warga Desa Jambu Kidul Ini Tertabrak .

“ Korban Mengendarai Sepeda Motor Dengan Nopol Ad 5338 Dv Warna Hitam Terpental Kesisi Barat Setelah Tertabrak Krl , Sepeda Motor Korban Rusak Di Bagian Belakang Dan Korban Tewas Seketika Di Tkp Dengan Luka Di Kaki Dan Tangan Untuk Kepala Tidak Ada Luka , Lanjut Yamto .
Kepala Desa Ketandan Hevi Sudarmawan Menjelaskan, Kereta Listrik Berangkat Dari Stasiun Ceper Sekira Pukul 12.15 Wib Menuju Yogyakarta. Sesampai Di Perlintasan Tanpa Pintu Dukuh Karangnongko Sekitar Pukul 13.00 Wib, Korban Bermaksud Menyeberang Perlintasan, Jarak Yang Terlalu Dekat Menyebabkan Kecelakaan Tidak Bisa Dihindari.

“Saat Ini Korban Sudah Dibawa Ke Rsup. Dr. Soeradji Tirtonegoro Oleh Petugas Kepolisian Yang Datang Di Tempat Kejadian, Warga Kami Himbau Untuk Berhati Hati Ketika Hendak Menyeberang Pintu Perlintasan Kereta Api, Demi Keselamatan”,Katanya

 623 kali dilihat

Polisi Berhasi Menangkap Pelaku Penculikan Anak Di Desa Joton

Kalitannews.com // klaten – Seorang Terduga Pelaku Penculikan Anak Di Bawah Umur Berhasil Di Ungkap Satreskrim Polres Klaten , Pelaku Berhasil Membawa Seorang Anak Laki Laki Berumur 9 Tahun Di Desa Joton Kecamatan Jogonalan Klaten.

Terduga Penculikan Anak Dibawah Umur Berinisian Ir (52 ) Dan Rar (25 ) Warga Lampung Timur  Berhasil Di Tangkap Di Kota Bogor  , Aksi Pelaku Penculikan Pada Hari Selasa  23/02/2021 Sekitar Pukul 10.00 Wib Tersebut Terekam Cctv Milik Tetangga Korban  . 

Kapolres Klaten Akbp Edy  Suranta Sitepu  Saat Cnference Pers Pada Jumat Siang  26/02/2021 Mengatakan  ” Kedua Pelaku Sebelumnya Telah Mengenal Kondisi Lingkungan Korban Karena  Pelaku Pernah Mengontrak  Rumah Di Sana Saat  Pelaku Melakukan Kuliah Kerja Nyata ( Kkn ) Dari Salah Satu  Kampus Keperawatan .

” Modus Pelaku  Dengan Membujuk Korban Dengan Iming Iming  Di Ajak Beli Bakso Di Yogyakarta , Bukannya Ke Yogyakarta Pelaku Medmbawa Korban Ke Solo  Untuk Berbelanja Dan Makan Bakso Setelah Itu Koprban Di Bawa Kabur Menuju Kontrakan Pelaku Di Bogor Jawa Barat , Lanjut Kapolres .

“Ibunya (Ibu Korban) Ini Sebelumnya Sudah Pernah Dibawa Ke Lampung, Jadi Mereka Ini Sudah Saling Kenal. Setelah Dari Lampung Singgahlah Di Bogor Dan Setelah Ibunya Ini Pulang Pelaku Merasa Kehilangan Emas. Dan Menuduh Pelakunya Adalah Ibunya Si Korban, Tapi Kenyataannya Tidak.” Jelas Kapolres

Sedangkan Kronologi Penculikan Menurut Penjelasan Kapolres Berawal Saat Korban Rs Seorang Siswa Kelas 3 Sd Bermain Bersama Teman-Temannya Di Halaman Rumah Salah Satu Tetangga Di Dk Joton, Jogonala, Selasa (23/2) Sekitar Pukul 10.00. Kemudian Datang 1 Mobil Putih Dengan 2 Penumpang Perempuan Yang Bermaksud Menemui Korban Rs. Hal Tersebut Disaksikan Oleh Saksi Selaku Pemilik Rumah. Rs Kemudian Diajak Oleh Kedua Pelaku Untuk Membeli Bakso. Rs Pun Dengan Senang Hati Mengikuti Ajakan Pelaku Karena Lagi-Lagi Kedua Pelaku Dengan Korban Sudah Kenal Baik.

“Korban Diiming-Imingi Makan Bakso Di Jogja, Namun Kenyataannya Tidak Ke Jogja Malah Ke Solo. Awalnya Singgah Di Toko Pakaian Kemudian Baru Makan Bakso.”

Kapolres Menjelaskan Bahwa Selama Di Solo Korban Ini Sempat Menangis Ingin Pulang Ke Klaten. Namun Para Pelaku Kemudian Memasukkan Korban Ke Mobil Dan Langsung Dibawa Ke Bogor Hingga Akhirnya Tertangkap Oleh Tim Resmob Polres Klaten.

Dari Kejadian Tersebut Penyidik Mengamankan Sejumlah Barang Bukti Diantaranya Satu Unit Mobil Honda Brio Warna Putih Ad 8523 Xs, Dua Setel Pakaian Yang Digunakan Para Pelaku Saat Melakukan Tindakan Penculikan, Satu Setel Pakaian Milik Korban, Satu Hp Merek Oppo A83 Dan Rekaman Cctv Di Sekitar Lokasi Kejadian. Para Pelaku Akan Dijerat Dengan Pasal 76 F Uuri No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 83 Uuri No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Uuri No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, Dengan Pidana Penjara Paling Singkat 3 (Tiga) Tahun Dan Paling Lama 15 (Lima Belas) Tahun Dan Denda Paling Sedikit Rp. 60.000.000,00 (Enam Puluh Juta Rupiah) Dan Paling Banyak Rp. 300.000.000,00 (Tiga Ratus Juta Rupiah)

 941 kali dilihat

Pelaku Pencurian Spesialis Pic Up L300 Berhasil Di Amankan Satreskrim Polres Klaten

Kalitannews.com // klaten – Aparat Kepolisian Polres Klaten Berhasil Mengamankan 2 residivis spesialis Pencuri kendaraan bermotor jenis pick-up ,  Pelaku yang berinisial WH ( 39 ) warga  Dukuh kembaran Desa campur salam  Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung dan Bombom ( 35 ) warga Desa Balon Kecamatan Kandangan Kabupaten Temanggung .

Kapolres Semarang AKBP Edy Suranta Sitepu Mengatakan  ” Komplotan Pelaku Melakukan Aksinya Lintas Kota Dengan Sasaran Mobil Pic up L300 Yang Terparkir Ditempat Terbuka Dan Lemah Pengawasan , Komplotan spesialis Mobil Pic up Melancarkan Aksinya Dengan Berbekal Kunci Leter T ..

Komplotan khusus mobil seperti Mitsubisi L300 alasanya mudah dibandrek dan cepat jualnya. Pencuri  lintas provinsi ini, selain di Klaten juga beroperasi di Kendal, Salatiga, Semarang dan Kalimantan,” Lanjut Kapolres Klate

Seorang Belaku Yang Berinisial WH  mengaku, belum sempat menjual hasil curiannya. Ia mengatakan sebelum tertangkap dalam kasus pencurian ini pernah menjalani hukuman selama delapan bulan di Temanggung atas kasus penggelapan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 363 Kitab Undang- Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

 2,327 kali dilihat

Dua Pelaku Pencuri Dompet Di Bayat Terekam Cctv

Kalitannews.com// klaten –   Warning  Bagi Pengendara Sepeda Motor Agar Tak Menaruh Barang Berharga  Di Dashboard Motor  , Karena Menaruh Barang Berharga Di Dashboard Motor Memudahkan Pelaku Kejahatan Untuk Menjalankan Aksinya .

Seperti Yang Terjadi Di Toko Barokhah  Ngruweng Desa Wiro Kecamatan Bayat  , Dua Orang  Pencuri   Yang Berpura Pura Sebagai Pembeli Berhasil Menggasak Dompet  Pemilik Toko Barokhah Yang Di Letakkan Di Dashboard Motornya .

Korban Yang Bernama Mulyadi Mengungkapkan Ada Dua Remaja Yang Mengendarai Sepeda Motor Bebek  Hendak Membeli Barang Miliknya  Yang Satu Masuk Ke Dalam Toko Dan Yang Satu Menunggu Diluar , Seperti Yang Terlihat Di Rekaman Cctv Yang Mengambil Dompet Miliknya Pelaku Yang Diluar Toko . Setelah Berhasil Mengambil Dompet Milik Mulyadi Pelaku Langsung Balik Badan Meninggalkan Lokasi Kejadian Dan Melarikan Diri Kearah Timur .

Korban Mengalami Kerugian Berupa Surat Surat Seperti Sim A , Sim C , Stnk , Dan Uang Ratusan Ribu .

Sementara Itu Kapolsek Bayat Akp Harto , Sh Mengatakan  ” Saat Ini Kami Sedang Melakukan Olah Tkp Dan  Penyelidikan  Pengecekan Nopol   Sepeda Mo0tor Yang Di Gunakan Pelaku Saat Melakukan Aksinya Di Toko Kasur Barokhah Ngruweng Desa Wiro Kecamatan Bayat .

Masyarakat Dihimbau Jangan Pernah Menaruh Barang Berharga  Entah  Itu Dompet , Hp Di Dashboard Sepeda Motor Karna Memudahkan Pelaku Kejahatan Untuk Menjalankan Aksinya , Lanjut Harto .

 3,667 kali dilihat

Burung Murai Batu Senilai 7 Juta Raib Di Gondol Maling

Kalitannews.com//klaten- Aksi Pencurian Burung Murai Batu Senilai 7  juta Beserta Sangkarnya Raib Di Gondol  Maling Pada Hari Sabtu  Pagi Sekitar Pukul 10.00 Wib 30 /01 /2021 , Pelaku pencurian burung seharga jutaan rupiah itu diperkirakan berjumlah dua orang, karena aksinya sempat terekam kamera CCTV.

Pemilik Burung  murai batu sekaligus peternak, Catur mengatakan peristiwa itu bermula saat dirinya menjemur burung peliharaannya di samping rumah.

” Saya Meninggalkan burung murai batu itu dalam posisi dijemur di dalam sangkar dengan ketinggian 2 meter, kemudian ia pergi ke warung membeli air mineral , ujarnya .

Sekitar  5 Sampai 10 menit kemudian Catur kembali lagi, namun nahas burung yang dijemur nya sudah hilang beserta sangkarnya. Ia lantas mencari di sekitar rumah dan bertanya pada warga setempat. Catur berusaha melacak jejak maling tersebut dengan melihat kamera CCTV yang kebetulan terpasang di Gereja terdekat.

“Saya Cari Muter Muter lalu ada tetangga yang melihat Ada  dua orang ber boncengan Membawa Sangkar Burung  Lari Keselatan  Kemudian Saya ikuti lalu minta tolong untuk melihat Rekaman  CCTV  Yang Berada di Gereja,” Lanjut Catur .

Dari hasil rekaman kamera CCTV, didapati dua pria yang berboncengan dengan mengendarai sepeda motor trail. Dalam rekaman CCTV itu, pembonceng terlihat menenteng sangkar yang didalamnya terdapat satu ekor burung murai batu miliknya. Catur selanjutnya rekaman CCTV itu sebagai barang bukti.

Menurutnya, dua laki- laki yang diduga pelaku pencurian burung murai batu miliknya itu bukan merupakan warga sekitar. Sebab pasca kejadian tersebut Catur juga sudah menyisiri perkampungan terdekat dengan berbekal ciri- ciri kedua laki- laki itu sesuai dengan rekaman CCTV, hanya saja masih belum membuahkan hasil.

Sebelum raib digondol maling, burung itu rencananya sedang dipersiapkan untuk mengikuti perlombaan. Burung murai batu jawara itu bahkan sempat ditawar dengan harga mencapai Rp 7 juta. Catur berharap pelaku menyerahkan diri dan burung peliharaannya bisa kembali dengan keadaan baik. ( sigit )

 3,016 kali dilihat

Sidang Putusan Khasus Penganiyayaan Berakhir Ricuh

Kalitannews.com//klaten- Keluarga Kedua Terdakwa Tidak Terima Dengan Keputusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Klaten Yang Menjatuhkan Hukuman 3 Bulan 15 Hari Terhadap Keduanya Karena Terbukti Melanggar Pasal 170 Ayat 2, KUHP Yakni Melakukan Penganiayaan Terhadap Londo Pencuri Sepeda Di Desa Glodogan Kecamatan Klaten Selatan. Dalam Sidang Putusan Kasus Penganiayaan Dengan Terdakwa Rohmad Widodo Dan Sapto Widyanarko Yang Digelar Secara Virtual Pada Kamis 07/01/2021 .

Setelah Mendengar Putusan dari Keluarga Terdakwa Yag Ikut Menyaksikan Jalannya Didang Di Kejaksaan Negeri Klaten Secara Spontan Mengatakan Tidak Terima Dengan Hasil Putusan Dan Menginginkan Naik Banding. Meski Demikian Majelis Hakim, Pengadilan Negeri Klaten Memberikan Waktu 7 Hari Untuk Berfikir Terlebih Dahulu.

Sidang Putusan Dengan Nomor Perkara 206/Pid.B/2020/PN Kltn Tersebut Dimulai Pukul 13.00 WIB. Majelis Hakim Membacakan Sejumlah Pertimbangan Sebelaum Menjatuhkan Hukuman 3 Bulan 15 Hari Kepada Kedua Terdakwa. Mendengar Putusan Hakim Yang Dinilai, Aparat Telah Membebaskan Pencuri Berkeliaran Dan Penangkap Justru Dihukum 3,15 Hari. Keluarga Pun Sontak Berteriak, Istri Kedua Tersangka Menangis Histeris. Ada Anggota Keluarga Terdakwa Yang Sempat Melempar Layar Monitor Dan Mendorong Kursi Hingga Jatuh.

Danang, Kakak Kandung Tedakwa mengatakan pada awak media ” Biar Masyarakat Sendiri Yang Menilai, Beginilah Perilaku Apparat Penegak Hukum, Penangkap Pencuri Dijatuhi Hukuman 3,15 Hari Sedangkan Pencurinya Bebas Berkeliaran , Keluarga Berencana Naik Banding Terhadap Keputusan Ini Dengan Konsekwensi Apun Akan Dilakukan.

Sementara Itu Kepala Kejaksaaan Negeri Klaten, Edi Utama Mengungkapkan Seharusnya Semua Pihak Dapat Mengharmati Apapun Keputusan Dari Majelis Hakim.
”Kasus Ini Merupakan Perkara Pidana Biasa, Bahkan Tuntutan Kita 6 Bulan Dikabulkan Majelis Hakim 3,15 Hari”,Ungkapnya.
Terkait Keributan Dari Anggota Keluarga Terdakwa Setelah Mendengar Hasil Putusan, Kajari Mengaku Itu Hal Yang Wajar. Dalam Persidangan Biasa Ada Pihak Yang Merasa Aspirasinya Belum Dapat Dipenuhi . (sgt )

 3,359 kali dilihat

Persidangan Secara Virtual Eror, Warga Protes Di Kantor Kejaksaan

kalitannews.com// klaten- Sidang Secara Virtual Yang Dilakukan Oleh Kejaksaan Negeri Klaten Jawa Tengah Terhadap Kasus Dugaan Penganiayaan Mengalami Kerusakan . Warga Yang Menyaksikan Jalannya Persidangan Memprotes Lantaran Tidak Bisa Menyaksikan Jalannya Persidangan Secara Bersama . Warga Langsung Menggeruduk Kedalam Lobi Kantor Kejaksaan Agar Dapat Menyaksikan Jalannya Persidangan .

Semula Warga Menyaksikan Jalannya Persidangan Di Kejaksaan Negeri Klaten Jawa Tengah Secara Virtual Dengan Lancar Namun Setelah Masa Persidangan Berjalan Selama Setangah Jam Tiba Tiba Layar Yang Disediakan Untuk Warga Nonton Bareng Mati . Sidang Ini Merupakan Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Penganiyaan Di Desa Glodogan Klaten Selatan Klaten .

Warga Yang Kecewa Atas Pelayanan Dari Pihak Kejaksaan Lansung Merangsek Ke Dalam Kantor Agar Dapat Menyaksikan Sidang Lanjutan Pada Warganya Yang Dianggap Tidak Bersalah , Warga Kecewa Dan Menganggap Ada Unsur Sabotase Dengan Jalannya Persidangan Kasus Tersebut . Padahal Pada Sidang Lanjutan Sebelumnya Saat Cuaca Sedang Hujan Disertai Angin Justru Proses Jalannya Sidang Berjalan Lancar . Bahkan Sebelum Sidang Ini Berlangsung Saat Sidang Kasus Lain Masih Berjalan Lancar . Sidang Ini Sudah Digelar Selama 8 Kali Dan Saat Ini Sedang Menjalani Proses Pemeriksaan Saksi Ke 2 .

Menurut Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Klaten Adi Nugraha Menjelaskan Kendala Yang Dialami Saat Jalannya Sidang Ini Tidak Ada Unsur Kesengajaan Dari Pihak Kejaksaan Negeri Klaten . Hal Ini Merupakan Kendala Adanya Jaringan Yang Diparalel Pada Layar Virtual Untuk Nontan Bareng Sidang Terputus , Pihaknya Akan Membenahi Dan Menelusur Dari Mana Jaringan Yang Eror .

Meski Demikian Pihak Kejaksaan Memberikan Ruang Untuk Perwakilan Warga Agar Menyaksikan Jalannya Persidangan Namun Hanya Perwakilan 5 Orang Mengingat Penerapan Protokol Kesehatan/ Dengan Pembatasan Warga Atau Dilarang Untuk Berkerumun .

 4,337 kali dilihat

Aksi Pencurian Tanaman Hias Di Kunden Karanganom Terekam Cctv

kalitannews.com//klaten-Aksi Pencurian Tanaman Hias Dihalaman Rumah Warga Berhasil Terekam Kamera Cctv Di Desa Kunden Kecamatan Karanganom Klaten Jawa Tengah. Aksi Tersebut Dilakukan Pada Dini Hari Saat Pemilik Rumah Sedang Tertidur Pulas Lalu Pelaku Berhasil Mengakut 5 Jenis Tanaman Hias Menggunakan Mobil Pick Up Yang Terparkir Di Depan Lokasi Kejadian .

Pelaku Pencurian Tanaman Hias Di Halaman Rumah Milik Muhammad Choiri Warga Desa Kunden Kecamatan Karanganom Klaten Jawa Tengah . Kejadian Tersebut Terjadi Pada Pukul 3 Pagi Saat Sang Pemilik Rumah Tidur Pulas Namun Aksi Pelaku Tererekam 2 Kamera Cctv Yang Dipasang Oleh Pemilik Rumah . Pelaku Yang Mengendarai Mobil Pick Up Yang Diparkir Di Seberang Jalan Berhasil Masuk Rumah Dengan Melompat Pagar Halaman Rumahnya.

Aksi Pelaku Yang Berlangsung Selama Lebih Dari 5 Menit Ini Lalu Berhasil Menggondol Tanaman Hias Serupa Bonsai Pohon Beringin Bonsai Pohon Dolar Bonsai Pohon Serut Dan Bonsai Pohon Kemuning Pelaku Berhasil Menggasak Lima Pohon Hias Tersebut Lengkap Dengan Potnya, Dengan Mengalami Kerugian 2 Juta Lantaran Satu Pohonnya Ditaksir Seharga 2 Ratus Hingga 5 Ratus Ribu Rupiah .

Berdasarkan Rekaman Kamera Cctv Ciri Ciri Pelaku Mengenakan Pakaian Proyek Lengkap Dengan Helm Proyek Dengan Postur Tinggi Kurus Diduga Beraksi Tidak Seorang Diri. Akibat Kejadian Ini Sang Pemilik Rumah Juga Sudah Melaporkan Tindak Pencurian Tanaman Hias Ini Ke Aparat Kepolisian.

 7,142 kali dilihat

Pelaku Kasus Penggelapan Tewas Di Kroyok 10 Orang Di Ruang Tahanan Polres Klaten

kalitannews.com // Klaten – Seorang Tahanan Tewas Di Dalam Sel Tahanan Polres Klaten Jawa Tengah , Korban Bernama Ali Mahbub 28 Tahun Warga Surakarta Jawa Tengah Yang Ditangkap Lantaran Terjerat Pasal 372 Atau Penggelapan Dalam Jabatan Dilokasi Kerjannya Di Kecamatan Wonosari Klaten Jawa Tengah .

Korban Tewas Dikeroyok Oleh Tahanan/ Yang Berada Di Polres Klaten .Berdasarkan Kronologis Tewasnya Korban Kali Pertama Saat Korban Hendak Masuk Usai Dilakukan Penangkapan Oleh Aparat Kepolisian .

Setelah Dimasukkan Ke Dalam Sel Tahanan Korban Langsung Mendapat Perlakukan Kasar Oleh Temannya Sesama Tahanan Yang Berada Di Polres Klaten . Saat Dilakukan Pengeroyokan Oleh Para Tahanan Lainnya Kejadian Tersebut Tidak Diketahui Oleh Petugas Kepolisian Yang Sedang Berjaga . Korban Mendapatnkan Penganiayaan Oleh Pera Pelaku Ini/ Mulai Dari Pintu Masuk Sel Tahanan/ Hingga Korban Dikeroyok Di Ruang Belakang Sel Tahanan Polres Klaten .

Korban Baru Masuk Ruang Tahanan Pada Pukul 2 Siang Dan Pada Pukul Setengah 5 Sore Korban Sudah Tewas . Diperkirakan Korban Tewas Akibat Adanya Luka Di Bagian Dalam Tubuh Korban Dan Bagian Kepala . Namun Hingga Saat Ini Pihak Keluarga Korban Belum Menerima Hasil Visum .

Berdasarkan Rekaman cctv Polisi Sudah Berhasil Melakukan Penangkapan Pada 10 Orang Pelaku Pengeroyokan Pada Korban . Korban Yang Merupakan Tulang Punggung Keluarga Ini Memiliki 1 Orang Istri Dan 5 Orang Anak Yang Masih Balita .

Saat Ini Petugas Terus Melakukan Pengembangan Penyelidikan Kasus Tewasnya Tahanan Akibat Pengeroyokan .

Sementara Itu Polisi Juga Tengah Melakukan Penyelidikan Pada Petugas Yang Saat Kejadian Sedang Berjaga Ditahanan Mapolres Klaten .

 620 kali dilihat

NANGKAP MALING MALAH DI PENJARA

kalitannews.com, klaten – Puluhan warga Getasan Desa Glodokan kecamatan klaten selatan menggruduk kantor kejaksaan Negeri klaten , mereka meminta keadilan atas warganya yang di tahan di kantor kejaksaan negeri klaten , senin 19/10/2020 .

Mereka menggruduk kantor kejaksaan negeri klaten dengan membawa poster yang bertuliskan ” TURUT BERDUKA ATAS MATINYA HUKUM KITA # SAVESAPTO , #SAVEROHMAD ” dan satu kerada , Warga menuntut ke penyidik Kejaksaan negeri klaten Klaten agar membebaskan kedua orang yang menangkap maling sepeda yang justru ditahan, yakni Sapto dan Rohmad , warga Getasan menilai aparat penegak hukum yang tak adil dalam menangani kasus maling sepeda angin di Getasan, Peristiwa pencurian ini terjadi sekitar 1,5 tahun silam.

Setelah melakukan orasi didepan kantor kejaksaan negeri klaten 5 orang perwakilan dari massa tersebut diperbolehkan masuk ke dalam untuk menyampaikan aspirasinya .

Sementara istri sapto susi handayani dan istri rohmat yakni siswanti ikut mendatangi kantor kejaksaan negeri klaten untuk mempertanyakan penahanan yang dilakukan penyidik kejari klaten penahanan itu ia nilai tak adil .mereka menilai hukum hanya tajam ke bawah sementara hukum tumpul ke atas .

Susi handayani mengatakan ,” bahwa kedua warga getasan yakni sapto dan rohmad sedang beraktivitas di bengkel las hingga tengah malam , waktu itu kedua orang tersebut melihat ada seseorang yang mencurigakan masuk ke pekarangan milik warga setempat .saat ditanya justru lari membawa sepeda angin milik warga getasan hingga akhirnya  menjadi kejar kejaran dan teriak maling maling .

Sementara kepala seksi pidana umum ( kasipidum ) kejari klaten adi nugraha mengatakan ,” penyidik sudah bekerja secara profesional dalam menangani kasus tersebut , penanganan kasus itu berdasarkan pelimpahan berkas dari penyidik polsek kota .

Sebagaimana diketahui bahwa sapto dan rohmad dijerat pasal 170 jo 351 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara , sapto dan rohmad ditahan penyidik kejari sejak 7 oktober 2020//sapto dan rohmad dianggap telah menganiaya londo hingga mengalami luka .

 304 kali dilihat