Babinsa Bagikan Masker Gratis Kepada Masyarakat

kalitannews- Kodim Klaten | Antisipasi serta pencegahan penyebaran Virus Corona di wilayah, Stakeholder Desa Jetis, Kecamatan Juwiring Kabupaten Klaten membagikan masker kepada masyarakat secara gratis. Kamis (28/05/2020).

Serma Sutarman, sebagai Babinsa Desa Jetis Koramil 21/Juwiring Kodim 0723/Klaten ikut serta memelopori dalam aksi masker bagi seluruh masyarakat Desa Jetis ini.

Babinsa bersama Pemerintah Desa Jetis melakukan langkah-langkah mengupayakan pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 dengan menggunakan masker untuk semua warga.

Sementara itu Kapten Inf Srimin Danramil 21/Juwiring saat ditemui di Kantor Koramil menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah salah satu upaya Koramil bersama pemerintah desa dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19 di wilayah.

“ masih ada beberapa masyarakat yang enggan menggunakan masker, itu tugas kita bersama untuk memberikan petunjuk dengan sabar melalui aksi pembagian masker di lapangan,” kata Kapten Inf Srimin.

Langkah harus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 dewasa ini, yaitu bentuk kooperatif individu masyarakat itu sendiri untuk melaksanakan semua ajuran pemerintah dan protokol kesehatan, imbuh Danraamil.

 64 kali dilihat

PDM Klaten Desak Polri Usut Tuntas Pencatut Nama Ormas Muhamamdiyah

kalitannew- Pimpinan Daerah Muhamamdiyah (PDM) Klaten sampaikan klarifikasi terkait pencatutan nama Ormas Muhamamdiyah Klaten untuk mengintimdasi Panitia Penyelenggara diskusi ilmiah mahasiswa Universitas Gajah Mada, Yogyakarta yang telah viral di media sosial.

Ketua PDM Klaten, Abdul Rodhli, secara tegas menyatakan mengecam pencatutan nama Ormas Muhammadiyah Klaten dalam tindakan teror pelaksanaan diskusi ilmiah karena jelas merusak nama baik Persyarikatan Muhammadiyah sehingga berpotensi mengadu domba dan memecah belah persatuan dan kesatuan umat.

“Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten sangat menyesalkan terjadinya tindakan ancaman teror dan intimidasi terhadap penyelenggara diskusi ilmiah mahsiswa CLS, secara tegas kami menyatakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten tidak terkait dan tidak bertanggung jawab atas tindakan teror terhadap pelaksanaan aktifitas akademik dimaksud”, kata Abdul Rodhli di Kantor PDM Klaten, sabtu (30/5/2020).

Lebih lanjut diungkapkan, Muhammadiyah merupakan gerakan islam yang mengedepankan kebijaksanaan dan pendekatan ihsan dalam gerakan dakwahnya. Apa yang dilakukan opnum dengan mencatut nama Organisasi Muhamamdiyah Klaten tersebut sangat bertentangan, untuk itu PDM Klaten meminta Kepolisian Republik Indonesia mengusut tuntas tindakan pidana pencatutan nama , fitnah, ancaman teror dan intimidasi terhadap penyelenggaran diskusi ilmiah tersebut.

 75 kali dilihat

Divpropam Mabes Polri kunjungi Posko Ops Ketupat Candi 2020

kalitannews- Divpropam Mabes Polri kunjungi Polres Klaten, Jumat (29/5/20). Rombongan yang dipimpin Kombes Pol Gatot Sujono, S.I.K tersebut datang dalam rangka pengamanan dan pengawasan personel Ops Ketupat 2020.

Tiba di Polres Klaten, Tim Roprov Divpropam Polri disambut oleh Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo, S.I.K., M.I.K. beserta para pejabat utama di ruang kerja Kapolres. Selanjutnya Tim Roprov Divpropam Polri menuju Posko Ops Ketupat Candi 2020 di ruang RS. Soekamto untuk melakukan pengecekan sekaligus memberikan pengarahan kepada perangkat posko.

Kegiatan tim Roprov Divpropam Polri kemudian berlanjut dengan mengunjungi Pos Pantau Alun-alun Klaten. Di tempat ini tim melaksanakan pengecekan sikap tampang dan kesiap-siagaan personel pos.

Kapolres Klaten melalui Kasi Propam Ipda Anthonius mata mengatakan bahwa kunjungan tim Mabes Polri ini sebagai kegiatan rutin pengawasan dan pengendalian operasi di jajaran kepolisian. Apalagi saat ini operasi yang digelar berkaitan dengan penanggulangan covid-19 sehingga operasi harus dipastikan berjalan maksimal dan tidak ada hal kontraproduktif yang terjadi di lapangan

“Tim tadi juga berpesan bahwa operasi kemanusiaan ini harus dilaksanakan dengan semangat, serta didasari rasa ikhlas untuk membantu masyarakat. Tak lupa protokol kesehatan bagi petugas itu sendiri tetap harus diperhatikan.”

 77 kali dilihat

Program Jumat Berkah pekan ke-30 menyasar para pekerja di tempat-tempat wisata

kalitannews- Polres bersama Kodim 0723/Klaten kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak covid-19. Kegiatan yang dikemas dalam program Jumat Berkah pekan ke-30 tersebut menyasar para pekerja di tempat-tempat wisata di Kab. Klaten, Jumat (29/5/20).

“Ada tukang parkir, petugas kebersihan, pedagang dan satpam di sejumlah tempat wisata. Total ada 202 penerima, dengan beras yang dibagikan sejumlah 1.010 kg.” Ujar Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo SIK MIK melalui Kabag Sumda Polres Klaten AKP Ahdi Rizaliansyah.

AKP Ahdi Rizaliansyah mengatakan bahwa para pekerja di tempat wisata merupakan profesi yang juga terdampak langsung akibat adanya virus covid-19. Mereka tidak lagi mendapatkan pemasukan karena tempat mereka bekerja sampai saat ini banyak yang tutup. Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban di masa pandemi.

AKP Ahdi Rizaliansyah menambahkan bahwa dari 202 penerima tersebut 30 diantaranya dibagikan oleh tim gabungan Polres dan Kodim Klaten di 3 titik yaitu TWC Prambanan, obyek wisata Ponggok dan Bukit Sidoguro. Sisanya dibagikan oleh jajaran Polsek bersama koramil di obyek wisata yang ada di wilayahnya masing-masing.

Selain membagikan bantuan beras, para personel gabungan TNI-Polri ini juga memberikan himbauan terkait protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus covid-19. Yang terbaru adalah kesiapan masyarakat untuk menuju “new normal” yang membutuhkan kedisiplinan semua pihak dalam mentaati setiap protokol yang ada.

 74 kali dilihat

SATLANTAS POLRES KLATEN MENINGKATKAN PEMANTAUAN RUTIN JELANG NEW NORMAL

kalitannews- Jelang New Normal Kegiatan Pemantauan Rutin Ditingkatkan Operasi serentak ketupat candi 2020 hari ini (29/5/2020) diwilayah hukum Polres Klaten berakhir. Menyambut penerapan skenario new normal kegiatan rutin pemantauan di jajaran Satlantas Polres Klaten ditingkatkan hingga 7 Juni 2020.

Kapolres Klaten, AKBP Wiyono Eko Prasetyo, melalui Kasatlantas, AKP Bobby Anugerah Rachman membenarkan hal tersebut. Oprasi Ketupat Candi 2020 di wilayah Klaten tahun ini digelar lebih panjang selama 37 hari karena adanya pandemi covid-19.

“Biasanya Oprasi Ketupat Candi hanya berjalan 15 hari, karena sedang dalam kondisi pandemi, pelaksanaan nya diperpanjang menjadi 37, selama pelaksanaan Oprasi Ketupat Candi petugas telah memutar balik 492 kendaraan , sementara pasca lebaran sampai hari ini tidak ada kendaraan yang kita putar balik”,kata Kasatlantas di ruang kerjanya, Jum’at.

Lebih lanjut dijelaskan selama pelaksanaan Oprasi Ketupat Candi di Klaten tingkat kepatuhan para pemudik minim protokol kesehatan , hal ini terbukti dari 492 kendaraan roda 2 maupun lebih yang kita putar balik , mayoritas mereka tidak menggunakan masker, padahal sesuai protokol kesehatan pengunaan masker wajib di saat keluar rumah untuk pencegahan covid-19.

“Selama pelaksanaan Oprasi Ketupat Candi 2 pos pantau perbatasan kita maksimalkan yaitu di Pos Pantau Prambanan dan Terminal Delanggu, Klaten, fokus penyekatan pada kendaraan plat luar Klaten”,jelas Kasatlantas.

Terkait dengan persipan pelaksanaan skenario new normal, Kasatlantas mengungkapkan, kegiatan rutin yang ditingkatkan salah satunya nya untuk memantau penerapan kebijakan skenario new normal nantinya.

 77 kali dilihat

PASIEN POSITIF COVID-19 DARI KLATEN TENGAH DINYATAKAN SEMBUH

kalitannews- Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Klaten,dr. Cahyono Widodo, M.Kes , menyampaikan bahwa pada hari ini Jum’at (29/05) Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Klaten yang dirawat di RS Hermina Yogyakarta dinyatakan sembuh dan sudah diperbolehkan pulang.

“Setelah melihat hasil test Swab lanjutan yang hasilnya negatif, pasien berinisial DR (perempuan), berumur 24 th, berdomilisi di Kecamatan Klaten Tengah saat ini sudah dalam kondisi sehat dan sudah di perbolehkan pulang,” tutur dr. Cahyono.

dr.Cahyono menjelaskan bahwa pasien sudah dirawat sejak tanggal 20 Mei 2020 di RS Hermina Yogyakarta. Dan dari hasil test Swab lanjutan menunjukkan hasil negatif, maka yang bersangkutan sudah boleh pulang ke rumah per hari ini Jum’at (29/05).

“Meskipun sudah dinyatakan sembuh dan boleh pulang kerumah, yang bersangkutan tetap harus melaksanakan protokol Kesehatan dengan cara isolasi mandiri dirumah selama 14 hari.” tambah dr. Cahyono

Lebih lanjut dr.Cahyono menerangkan, secara kumulatif jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kab. Klaten berjumlah 22 orang, 16 diantaranya dinyatakan sembuh dan 6 orang masih dirawat.

 65 kali dilihat

MENGENANG 14 TH TRAGEDI GEMPA BUMI DASYAT

kalitannews- Masyarakat Klaten kembali mengenang bencana alam yang pernah terjadi cukup dahsyat yaitu gempa Jogja 2006. Tepat 14 tahun lalu, pada 27 Mei 2016, gempa bumi melanda wilayah Yogyakarta dan Klaten Jawa Tengah Gempa tersebut merupakan bencana alam terbesar kedua yang terjadi setelah tsunami Aceh 2004 .

Sedang Sukardi, tokoh masyarakat yang sekaligus pemimpin doa bersama mengajak dan mengimbau kepada warga yang tinggal di daerah rawan bencana untuk selalu belajar kepada alam.

“Saat itu hampir 70 persen rumah penduduk roboh dan sejumlah orang meninggal dunia. Sampai saat ini masih trauma jika terjadi gempa warga masih merasa takut,” ungkap tokoh masyarakat Desa Sengon Prambanan Klaten Sukardi (50) selesai melakukan doa bersama di Monumen Lindu Gede di Desa Sengon hari Rabu (27/5/2020).

Dandim 0723/Klaten Letkol Kav Minarso dalam kesempatan itu mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan gotong royong serta bersatu dalam menghadapi bencana.

“Saya mengimbau warga agar tetap waspada, terutama  bagi mereka yang tinggal di daerah rawan bencana,” ungkapnya.

 67 kali dilihat

DPRD Prov Jateng Dapil 7 Serahkan Bantuan APD Untuk Puskesmas dan RS di Klaten

kalitannews- Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Dapil 7 menyerahkan APD kepada Rumah Sakit dan Puskesmas di Kabupaten Klaten. Dari 10 orang Dapil 7 DPRD Provinsi Jawa Tengah yang hadir 9 orang secara langsung dari beberapa Fraksi antara lain dari PDIP, Golkar, PKB, PKS dan Gerindra menyerahkan bantuan. Selain itu penyerahan tersebut juga dihadiri Sekda Kabupaten Klaten, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten dan Kepala Puskesmas yang ada di Klaten, rabu 27/05 .

Ketua Dapil 7 DPRD Provinsi Jawa Tengah Quatly Abdulkadir Alkatiri mengatakan datangnya ke Kabupaten Klaten ini untuk Silaturahim dan Rombongan DPRD provinsi Jateng, membawa paket APD (Alat Pelindung Diri) ke Bupati Klaten yang diserahkan ke Dinas Kesehatan, Puskesmas dan RS Rujukan di Kabupaten Klaten.

Ketua Gugus Tugas PP Covid 19, Sri Mulyani sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan oleh DPRD Provinsi Jawa Tengah melalui Dapil 7.Wujud dukungan dari DPRD Jateng ini semoga menambah semangat untuk tangani covid. Sri Mulyani menjelaskan APD bantuan dari DPRD Jateng langsung diberikan Dinas Kesehatan, RS Rujukan Covid 19 dan Puskesmas yang ada di Kabupaten Klaten. Total Komulatif positif Covid 19 di Klaten ada 22 Orang, sembuh 15 orang dan masih dirawat 7 orang.

“Alhamdulillah masih zero pasien yang meninggal karena Corona. Semoga semuanya Selalu sehat” Tambah Sri Mulyani

Dinas Kesehatan sebagai Buffer mendapatkan bantuan 200 Coverall, 100 Masker Bedah, 120 Masker N95, Sarung tangan non steril 460, 102 kacamata safety google, 204 faceshield dan 30 disposable. Masing-masing puskesmas mendapatkan 20 coverall, dan 2 box masker bedah berisi 50 pcs per box. Selain itu RS Rujukan juga mendapatkan bantuan Coverall dan Masker Bedah, untuk RSUP Soeraji Tirtonegoro sejumlah 220 Coverall dan 1000 masker bedah. RSUD Bagas Waras 200 Coverall dan 1000 masker bedah, RSI Klaten 100 Coverall dan 500 masker bedah, RS Soedjarwadi 20 Coverall dan 50 masker bedah.

 67 kali dilihat

Warga Klaten Berusia 13 Tahun Positif Terpapar Covid-19

Kalitannews- Terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten pada Sabtu (23/5/20). Seorang perempuan berusia 13 tahun yang berasal dari Kecamatan Karanganom. Dengan penambahan pasien hari ini, maka ada 2 pasien positif Covid-19 asal kecamatan tersebut yang kini masih dirawat di rumah sakit.

“Saat ini ada 1 pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten. Pasien tersebut berinisial RFM (perempuan) umur 13 tahun berasal dari Kecamatan Karanganom. Total pasien terkonfirmasi positif yang masih dirawat sampai hari ini berjumlah 7 orang” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo dalam keterangan resminya (23/5).

Pasien tersebut, kata Cahyono, saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah Bagas Waras dengan kondisi baik dan stabil. Dimungkinkan pasien tersebut tertular dari anggota keluarganya yang sebelumnya sudah terkonfirmasi positif Covid-19.

Langkah cepat dilakukan gugus tugas dengan melakukan tracing/ pelacakan kepada orang-orang yang pernah kontak dengan pasien tersebut dan akan segera dilakukan Rapid Test. Dirinya pun turut menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa mematuhi protokol pencegahan Covid-19.

Berdasarkan data dari laman awasicorona.klatenkab.go.id per hari Sabtu (23/5/20) pukul 15.00 WIB, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini ada 55 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) saat ini ada 15 orang. Sementara itu pasien positif Covid-19 saat ini ada 7 orang yang masih dirawat dan secara kumulatif sudah ada 22 orang. Dengan ini , masyarakat diminta untuk menerapkan 3S yaitu selalu memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah, selalu mencuci tangan pakai sabun, dan selalu menjaga jarak.

 68 kali dilihat

PENYEMPROTAN DESINFEKTAN DUKUH KERTEN DESA SUMYANG

kalitannews- Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang meresahkan membuat semua warga waspada dengan melakukan berbagai hal. Hal itu pula yang mendasari warga Dk kerten RW 01 Desa Sumyang kecamatan Jogonalan untuk bergerak menghadang pergerakan virus dengan melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai tempat.

Priyo harsono anggota Gugus Tugas Rw sekaligus komendan Linmas Desa Sumyang mengatakan,” langkah ini dilakukan agar warga di sekitar tempat tinggalnya tetap sehat dan tidak terpapar oleh virus berbahaya. Menurutnya, hal positif seperti menjaga kesehatan lingkungan tidak harus menunggu komando dari atas namun juga harus dilakukan atas kesadaran memiliki sebuah lingkungan.

“Ini dilakukan agar lingkungan tempat tinggal kami tetap sehat dan terbebas dari virus berbahaya seperti yang sedang ramai sekarang,” katanya.

Penyemprotan dilakukan dengan cara swadaya para warga yang sadar akan kebersihan lingkungan dan bahaya virus yang mengancam. Penyemprotan dilakukan di tempat public seperti masjid, Pos Ronda dan balai pertemuan warga yang setiap hari mereka gunakan untuk berkumpul serta rumah warga juga tidak luput dari aksi penyemprotan tersebut.

“Masjid, rumah warga, balai pertemuan, pos ronda serta tempat public lain juga kami semprot dengan disinfektan,” ujarnya.

Dirinya berharap situasi kembali pulih agar kegiatan warga kembali normal seperti sedia kala dan mengharapkan agar semua warga sehat. Dia mengimbau kepada setiap warga untuk ikut sadar terhadap kesehatannya masing-masing dengan menjaga kebersihan dengan dimulai dari diri mereka sendiri.

“Semoga situasi kembali pulih dan warga tetap sehat sehingga kegiatan berjalan normal seperti semula,” pungkasnya

 74 kali dilihat