Pospam Prambanan menggelar penyekatan lalulinta

kalitannews- Personil gabungan dari Polres Klaten, Brimob, hingga TNI yang bersiaga di Pospam Prambanan menggelar penyekatan lalulintas pada, Kamis (30/04). Dalam upaya penyekatan kali ini, sebanyak lima mobil dan enam sepeda motor diminta putar balik.

Kapospam Prambanan, AKP Suwarno mengatakan penyekatan dimulai pukul 09.30 WIB – 10.30 WIB. Adapun kegiatannya adalah penyekatan lalulintas, pembatasan bagi pemudik, dan memberikan himbuan kepada pengguna jalan untuk selalu memakai masker.

“Penyekatan dilakukan oleh regu I jaga Pospam Prambanan. Ini merupakan upaya untuk memutus persebaran Covid-19,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, selama penyekatan petugas gabungan telah memeriksa 47 mobil dan 75 sepeda motor. Selain itu petugas juga terpaksa meminta sejumlah pengguna jalan yang hendak mudik untuk putar balik. “Jumlah yang dikembalikan 5 mobil dan 6 sepeda motor,” kata dia.

 67 kali dilihat

DUGAAN PERAMPOKAN DI CANTELAN KETANDAN KLATEN

kalitannews- Dugaan percobaan perampokan disertai kekerasan  di desa Ketandan, Kecamatan  Klaten Utara, Kamis (29/4/2020) malam hari. Kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kejadian tersebut dengan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi.

Percobaan perampokan  terjadi sekitar pukul  11.30 wib malam , pelaku diperkirakan berjumlah dua orang,  dalam aksinya pelaku sempat menyekap penghuni rumah dengan  mengikat serta menutup mulut dengan kain. Salah satu penghuni rumah bernama Liong Shee bahkan lengan sebelah kiri kena sayatan sajam.

Menurut keterangan Fendi (34) suami korban mengatakan “,   waktu itu istri saya berada di lantai dua sedang bapak berada di lantai satu.  Saat kejadian dirinya berada di pos ronda yang jaraknya kurang lebih 30 meter dari rumah.

“Begitu dengar suara atap seng berbunyi, saya lari menuju rumah, begitu sampai di dalam istri sudah dalam keadaan tangan terikat menggunakan daster, sedang mulut dibungkam dengan kaos milik anak saya, sementara kaki di ikat dengan keset yang berbahan kain”,kata Fendi,

Fendi lebih lanjut menjelaskan,  setelah ada teriakan maling, kemudian warga yang sebelumnya telah bersiaga mendatangi rumah korban dan berusaha menangkap pelaku. Namun pelaku berhasil kabur dengan  tidak mendapatkan apapun dari rumah korban.

Kepala Desa Ketandan, Hefi Sudarmawan ketika di konfirmasi membenarkan adanya upaya percobaan perampokan di Dukuh Cantelan.

Sementara itu Kapolsek Klaten Utara, AKP Endang Sulistiyawati mengatakan, setelah mendapatkan laporan  dari masyarakat petugas saat ini masih melakukan pendalaman terkait kejadian tersebut.

“Kami sedang meminta keterangan saksi saksi yang berkaitan dengan kejadian tersebut untuk mengetahui kebenaran yang dilaporkan masyarakat terkait percobaan perampokan ini”,kata Kapolsek.

 76 kali dilihat

Korpri Klaten Peduli Pekerja Harian Lepas Terdampak Covid-19

kalitannews- Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Klaten memberikan bantuan sembako sebanyak 890 paket kepada para pekerja harian lepas yang ada di Klaten. Pada Kamis pagi (30/04/20), secara simbolis Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Klaten Sri Mulyani menyerahkan bantuan paket sembako tersebut kepada sejumlah perwakilan di Halaman Pendopo Pemda Klaten.

“Sembako bantuan ini Non APBD atau bukan dari APBD, saya selaku ketua gugus tugas beserta segenap jajaran dengan KORPRI dan pada hari ini akan memberikan secara simbolis bantuan sembako kepada bapak ibu semuanya” terang Sri Mulyani yang juga Ketua Gugas PP Covid 19 Klaten

Pemberian bantuan sembako tersebut ditujukan kepada para pekerja yang turut terdampak akibat adanya Covid-19 di Kabupaten Klaten. Sembako tersebut Non Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Klaten, melainkan bantuan dari KORPRI Klaten. Setiap paketnya senilai 150 ribu rupiah yang diwujudkan dalam bentuk sembako.

Adapun rinciannya, terang Sri Mulyani, yaitu ojek pangkalan sebanyak 70 paket, pengemudi angkutan pedesaan sebanyak 243 paket, pengurus koperasi jasa angkutan sebanyak 75 paket, karyawan dan pedagang kaki lima di Makam Sunan Pandanaran sebanyak 110 paket, Komunitas sound system sebanyak 59 paket, dan paguyuban media Kabupaten Klaten sebanyak 15 paket.

Selain itu, para tenaga harian lepas atau THL disejumlah OPD di Klaten turut diberikan bantuan sembako. Antara lain THL Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebanyak 390 paket, THL Dinas Perdagangan bidang kebersihan pasar sebanyak 46 paket, Tim Respon Cepat (TRC) dan Relawan sebanyak 44 paket, dan THL Dinas Kesehatan sebanyak 38 paket.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan seluruh para penerima dan tentunya sama sama kita berdoa agar pandemik ini segera berlalu” terang Sri Mulyani

Sementara itu, salah satu penerima bantuan sembako tersebut adalah Prasetyo (49) yang sehari-hari bekerja sebagai ojek pangkalan. Dirinya bersyukur karena hari ini dirinya memperoleh bantuan sembako tersebut sehingga dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

 73 kali dilihat

Bupati Klaten Cek Rumah Isolasi ODP dan PDP Covid-19 di SDN 1 Ngalas

kalitannews- Bupati Klaten Hj Sri Mulyani mengecek rumah isolasi bagi warga yang dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) covid-19 atau virus corona yang ada di SDN 1 Ngalas, Kecamatan Klaten Selatan, Rabu siang, 29 April 2020. Rumah isolasi ODP dan PDP di SDN 1 Ngalas menempati empat ruang kelas dan setiap kelas disediakan dua tempat tidur.

Kedatangan Bupati Klaten Hj Sri Mulyani dan rombongan Gugus Tugas Pencegahan Penyakit Virus Corona atau Covid-19 Kabupaten Klaten disambut Camat Klaten Selatan, Joko Hendrawan, SH MM dan Kepala Desa Ngalas, H Edy Riyanto serta jajaran Kepala Desa dan Kepala Kelurahan se Kecamatan Klaten Selatan. Pada kesempatan tersebut, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani juga membantu Alat Pelindung Diri (APD) dan sprayer untuk relawan pencegahan covid-19 Kecamatan Klaten Selatan dan Desa Ngalas.

Kepada wartawan, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani megapresiasi kepada Pemerintah Desa Ngalas, Kecamatan Klaten Selatan yang menyiapkan rumah isolasi bagi ODP dan PDP. Diharapkan pemudik tetap mentaati protokol pencegahan covid-19 dengan melakukan isolasi mandiri di rumah dan jika tidak mau mengisolasi mandiri di rumah maka harus diisolasi di rumah isolasi yang ada di SDN 1 Ngalas.

Sementara itu Kepala Desa Ngalas, H Edy Riyanto didampingi Sekretaris Desa Ngalas, Dono mengatakan, rumah isolasi bagi ODP dan PDP covid-19 semata-mata untuk mewujudkan masyarakat Desa Ngalas terhindar dari virus corona yang sangat berbahaya. Rumah isolasi di SDN 1 Ngalas juga dilengkapi sarana mandi, cuci dan kakus (MCK) yang memadai, sehingga jika ada warga yang nanti isolasi mandiri di SDN 1 Ngalas tetap dilayani dengan baik.

Kepala Desa Ngalas, H Edy Riyanto menambahkan, untuk mencegah virus corona, warga Desa Ngalas sudah menerapkan protokol kesehatan seperti kalau ada kegiatan di luar rumah memakai masker, membiasakan cuci tangan pakai sabun. Kemudian berjemur di bawah sinar matahari antara pukul 09.00 WIB sampai 10.00 WIB sekitar 10 sampai 15 menit serta menerapkan social distancing.

 75 kali dilihat

DI KLATEN BERTAMBAH 2 ORANG POSITIF COVID 19

kalitannews- Juru Bicara Satgas Gugus Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19, dr.Cahyono Widodo, M.Kes menyampaikan data terbaru mengenai penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Klaten, Rabu (29/04). dr. Cahyono menjelaskan bahwa hari ini terdapat penambahan 2 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten. Sehingga jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat saat ini berjumlah 15 orang.

“Hari ini ada 2 pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten. Kedua orang tersebut termasuk dalam Cluster Gowa. Masing-masing berasal dari Kecamatan Manisrenggo dan Wonosari. Sehingga saat ini jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kab. Klaten yang masih dirawat berjumlah 15 orang, 9 orang diantara berasal dari Cluster Gowa.” kata dr.Cahyono.

Dari kedua orang tersebut, dr.Cahyono menjelaskan bahwa 1 orang pasien berinisial AZM berusia 21 tahun berasal dari Kecamatan Manisrenggo dan seorang laki-laki berinisial HP berusia 36 tahun berasal dari Kecamatan Wonosari. Saat ini keduanya sedang menjalani perawatan di RSD Bagas Waras dengan kondisi yang baik dan stabil.

Kasus ini termasuk kategori import karena pasien tertular pada saat melakukan perjalanan ke Gowa, Sulawesi Selatan pada tanggal 18-23 Maret 2020 . Untuk tindakan selanjutnya, satgas telah melakukan tracing/ pelacakan kepada orang-orang yang pernah kontak dengan pasien dan akan segera dilakukan rapid test.

Tim Satgas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 Kab.Klaten menghimbau untuk Gugus Tugas RT/RW lebih memperketat dalam memantau warganya yang baru saja pulang dari luar wilayah Klaten. Dan untuk warga yang baru saja pulang dari luar wilayah, segera untuk melaporkan kepada Gugus Tugas RT/RW dan mengisolasi dirinya selama 14 hari dirumah masing-masing. Apabila mengalami gejala-gejala atau sakit segera periksa di Puskesmas terdekat. Serta untuk seluruh masyarakat dihimbau untuk tidak takut, tidak panik, lakukan PHBS, makan makanan yang bergizi, dan berjemur antara jam 9-10 pagi selama 10-15 menit guna meningkatkan imunitas tubuh. Hendaknya masyarakat menaati protokol kesehatan dan jangan panik.

 75 kali dilihat

WAKAPOLDA JATENG MENGECEK KESIAP SIAGAAN POS PANTAU OPS KETUPAT COVID 19 CANDI DI KLATEN

kalitannews- Wakapolda yang hadir bersama Dirsamapta Kombes Pol Herry Purnomo dan Kabid Propam Kombes Pol Mukiya sekira pukul 07.00 Wib sudah sampai di pos perbatasan Klaten-DIY tepatnya di depan obyek wisata Candi Prambanan dan disambut oleh Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo SIK MIK dan Dandim 0723/Klaten Letkol Kav. Minarso SIP. Rombongan langsung mengecek pelaksanaan penyekatan kendaraan yang masuk ke Klaten. Setelah menyaksikan penyekatan Wakapolda dan rombongan kemudian mengecek kelengkapan pos pantau dan para personel yang bertugas,selasa 29/04 .

Dalam kesepatan tersebut Wakapolda memberikan penekanan kepada personel pos agar meningkatkan kewaspadaan diri baik dalam pelaksanaan pengaman Pos Pam maupun saat memeriksa kendaraan pemudik. Tak lupa para anggota ini diingatkan agar selalu menggunakan APD untuk melindungi diri.

“Jika didapati ada pamudik yang mau masuk wilayah Jateng arahkan untuk putar balik. Lakukan pemeriksaan kesehatan, apabila terdapat tanda – tanda kesehatan kurang baik agar diminta memeriksakan diri ke RS terdekat. Lakukan dengan santun dan bijak.” tegasnya

Usai pengarahan kepada anggota, rombongan pejabat Polda ini kemudian meninggalkan di Pos Pantau Ops Ketupat Covid 19 Candi Pos Lantas Mitra 11 Prambanan, selanjutnya menuju perbatasan Wonogiri-Ponorogo untuk melaksanakan kegiatan yang sama.

 91 kali dilihat

4 Pasien Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Klaten

kalitannews- Juru Bicara Satgas Gugus Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19, dr.Cahyono Widodo, M.Kes menyampaikan data terbaru mengenai penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Klaten, Minggu (26/04). dr. Cahyono menjelaskan bahwa hari ini terdapat penambahan 4 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten. Sehingga jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat saat ini berjumlah 13 orang.

“Hari ini ada 4 pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten. Masing-masing berasal dari Kecamatan Kalikotes, Ngawen, Jogonalan dan Wonosari. Sehingga saat ini jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kab. Klaten yang masih dirawat berjumlah 13 orang.” kata dr.Cahyono.

Dari keempat orang tersebut, dr.Cahyono menjelaskan bahwa 1 orang pasien berinisial AAS berusia 10 tahun berasal dari Kecamatan Kalikotes. Saat ini sedang menjalani perawatan di RSD Bagas Waras dengan kondisi yang baik dan stabil. Pada kasus ini dimungkinkan pasien terpapar dari orang terdekat yang mempunyai mobilitas tinggi dalam pekerjaannya.

Selanjutnya, 1 orang yang lain terkonfirmasi positif Covid-19 adalah seorang laki-laki berinisial TR berusia 47 tahun berasal dari Kecamatan Ngawen. Saat ini pasien menjalani perawatan di RSST Soeradji Tirtonegoro dengan kondisi yang stabil dan baik. Pada kasus ini pasien mempunyai riwayat penyakit Comorbid Bronchitis dan DM, dimungkinkan pasien terpapar ketika melakukan perjalanan ke luar kota.

Dari Kecamatan Jogonalan, dr Cahyono menjelaskan bahwa 1 orang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah seorang laki-laki berinisial PH berusia 36 tahun. Saat ini sedang menjalani perawatan di RSST Soeradji Tirtonegoro dengan kondisi yang baik dan stabil. Pada kasus ini dimungkinkan pasien terpapar ketika berada pada tempat kerjanya di Solo dan kontak dengan orang yang positif Covid-19.

Terakhir dr.Cahyono menjelaskan bahwa 1 orang yang lain terkonfirmasi positif Covid-19 adalah seorang wanita berinisial SU berusia 51 tahun berasal dari Kecamatan Wonosari. Pada kasus ini dimungkinkan pasien terpapar suaminya yang terlebih dahulu positif Covid-19 dalam cluster Gowa. Saat ini pasien menjalani perawatan di RSD Bagas Waras dengan kondisi yang stabil dan baik.

“Saat ini, Satgas telah melakukan tracing/ pelacakan lebih dalam dan segera melakukan rapid test kepada orang-orang yang pernah kontak dengan pasien, baik itu keluarga, kerabat maupun tim medis yang menangani sebelumnya.” tambah dr. Cahyono.

Tim Satgas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 Kab.Klaten menghimbau untuk Gugus Tugas RT/RW lebih memperketat dalam memantau warganya yang baru saja pulang dari luar wilayah Klaten. Dan untuk warga yang baru saja pulang dari luar wilayah, segera untuk melaporkan kepada Gugus Tugas RT/RW dan mengisolasi dirinya selama 14 hari dirumah masing-masing. Apabila mengalami gejala-gejala atau sakit segera periksa di Puskesmas terdekat. Serta untuk seluruh masyarakat dihimbau untuk tidak takut, tidak panik, lakukan PHBS, makan makanan yang bergizi, dan berjemur antara jam 9-10 pagi selama 10-15 menit guna meningkatkan imunitas tubuh. Hendaknya masyarakat menaati protokol kesehatan dan jangan panik.

 94 kali dilihat

DAPUR UMUM MENYIAPKAN MAKANAN SIAP SAJI 500 BUNGKUS TIAP HARI

kalitannews- Polres Klaten dan Kodim 0723/Klaten serta relawan membuka dapur umum di Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) di Jalan Ring Road Kampung Ngentak, Kelurahan Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah, Jumat (24/4/2020).

Pembukaan dapur umum ini dilatarbelakangi oleh banyaknya warga Klaten yang terdampak secara ekonomi akibat wabah virus corona atau Covid-19.

Dandim 0723/Klaten Letkol Kav Minarso menyampaikan, pembukaan dapur umum ini merupakan wujud sinergitas TNI dan Polri dalam rangka membantu Pemerintah dalam penanganan bencana covid-19 dengan menyediakan makanan siap saji berupa nasi bungkus.

Nasi bungkus ini dibagikan kepada masyarakat miskin dan terdampak bencana covid-19 mulai dari tukang becak, ojek, buruh, dan fakir miskin serta duafa lainnya.

“Mulai hari ini, dapur umum telah menyiapkan makanan siap saji sejumlah 500 bungkus. Nasi bungkus akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima di sepanjang jalan Kota Klaten, ” katanya.

Dandim Klaten juga berpesan kepada personil TNI dan Polri serta relawan yang berada di dapur umum agar tetap menjaga kesehatan.

“Tetap gunakan masker, dan selalu memperhatikan protokoler pencegahan covid-19,” pesannya.

Sementara itu Kapolres Klaten AKBP Wiyono EKo Prasetyo menuturkan, keberadaan dapur umum ini diharapkan dapat membantu masyarakat.

“Sambil membagikan nasi bungkus, kita akan terus lakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan,” ujarnya.

Dapur umum ini di dirikan sejak Selasa (21/4/2020) lalu oleh TNI dan Polri dibantu relawan Klaten. Dapur umum akan beroperasi hingga 30 hari kedepan untuk menyiapkan paket nasi yang akan diberikan kepada masyarakat yang terkena dampak wabah Covid-19.

 82 kali dilihat

penambahan 2 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten

kalitannews- Juru Bicara Satgas Gugus Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19, dr.Cahyono Widodo, M.Kes menyampaikan data terbaru mengenai penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Klaten, Jumat (24/04). dr. Cahyono menjelaskan bahwa hari ini terdapat penambahan 2 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten. Sehingga jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini sejumlah 9 orang.

“Hari ini terdapat penambahan 2 pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten. 1 pasien merupakan Cluster Gowa, dan 1 pasien lain dengan usia rentan yang dimungkinkan terpapar Covid-19 melalui cucu yang pulang dari Jakarta. Sehingga secara kumulatif sampai hari ini jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 11 orang dan 2 orang diantaranya telah sembuh.” kata dr.Cahyono.

dr.Cahyono menyampaikan bahwa penambahan 2 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ini masing-masing berasal dari Kecamatan Ngawen dan Kecamatan Klaten Utara.

“Dari Kecamatan Ngawen, 1 orang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah seorang laki-laki berinisial H berusia 49 tahun. Saat ini sedang menjalani perawatan di RSD Bagas Waras dengan kondisi yang baik dan stabil. Kasus ini termasuk kategori import case karena pasien tertular pada saat melakukan perjalanan ke Gowa, Sulawesi Selatan pada tanggal 18-23 Maret 2020. Dan saat ini ada 7 orang kontak erat yang sudah dilakukan Rapid Test dengan hasil negatif dan dilanjutkan dengan isolasi mandiri selama 14 hari.”jelas dr.Cahyono.

Lebih lanjut dr. Cahyono menjelaskan bahwa 1 orang yang lain terkonfirmasi positif Covid-19 adalah seorang laki-laki berinisial SHS berusia 72 tahun berasal dari Kecamatan Klaten Utara. Saat ini pasien menjalani perawatan di RSST Soeradji Tirtonegoro dengan kondisi yang stabil dan baik. Pada kasus ini dimungkinkan pasien terpapar ketika kontak dengan cucunya yang pulang dari Jakarta pada tanggal 24 Maret 2020-11 April 2020. Karena kondisi fisik yang bersangkutan termasuk usia rentan dan mempunyai penyakit penyerta, sehingga mudah untuk tertular.

“Saat ini, Satgas telah melakukan tracing/ pelacakan lebih dalam dan segera melakukan rapid test kepada orang-orang yang pernah kontak dengan pasien, baik itu keluarga, kerabat maupun tim medis yang menangani sebelumnya.” tambah dr. Cahyono.

Tim Satgas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 Kab.Klaten menghimbau untuk Gugus Tugas RT/RW lebih memperketat dalam memantau warganya yang baru saja pulang dari luar wilayah Klaten. Dan untuk warga yang baru saja pulang dari luar wilayah, segera untuk melaporkan kepada Gugus Tugas RT/RW dan mengisolasi dirinya selama 14 hari dirumah masing-masing. Apabila mengalami gejala-gejala atau sakit segera periksa di Puskesmas terdekat. Serta untuk seluruh masyarakat dihimbau untuk tidak takut, tidak panik, lakukan PHBS, makan makanan yang bergizi, dan berjemur antara jam 9-10 pagi selama 10-15 menit guna meningkatkan imunitas tubuh. Hendaknya masyarakat menaati protokol kesehatan dan jangan panik.

 76 kali dilihat

Tokoh Agama di Jateng Gelar Doa Bersama Untuk Keselamatan Bangsa Dari Wabah Covid 19.

kalitannews- Tokoh Agama dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar doa bersama secara bergantian. Ke enam pemimpin umat beragama tersebut memanjatkan doa, kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk keselamatan bangsa ini segera dibebaskan dari covid-19 di Gedung Ghradika Bakti Utama Semarang, Kamis (23/4).

Kegiatan doa bersama tersebut dihadiri oleh pemimpin umat beragama di Jawa Tengah diantaranya WS. Liem Ping An perwakilan dari agama Konghucu, Anak Agung Ketut Darmaja dari agama Hindu, Romo Angga Dhammo Warto dari agama Budha, Pendeta Bambang Pujianto dari kagama Kristen, Romo Aloysius Budi Poernomo dari agama Katolik dan perwakilan dari agama Islam Ustadz Danusiri.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah Drs.H.Taslim Syahlan.M.Si kepada sejumlah media mengatakan bahwa acara ini merupakan ikhtiar bersama untuk memperkuat spiritualitas dan dukungan moral kepada segenap warga Jateng Tengah dalam menghadapi pandemi covid-19 saat ini. “Kami bermohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar covid-19 segera sirna dan menyelamatkan masyarakat Jawa Tengah dari penyakit tersebut. Selain itu kami juga mendoakan kepada para pemimpin bangsa, relawan dan para dokter dan paramedis agar selalu diberi kekuatan dalam menghadapi pandemi ini,” kataTaslim Syahlan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam kesrmpatan yang sama berharap, pemimpin-pemimpin umat beragama menjadi contoh bagi warga. Ia ingin, agar warga selalu menjaga kebersihan dalam memerangi covid-19.

Dijelaskan juga betapa covid-19 mempengaruhi seluruh lini kehidupan baik secara fisik, mental, ekonomi, pendidikan. Oleh karena itu pemerintah pemprov Jateng berusaha maksimal untuk menekan persebaran virus itu. Mulai dengan pengawasan pemudik, menjaga jarak sosial hingga penguatan di bidang kesehatan termasuk, para perantau yang rela untuk tidak mudik, pada lebaran tahun ini” katanya. Itulah sebabnya Ia berharap acara doa bersama ini, merupakan upaya spiritual untuk menanggulangi menyebarnya virus corona di Jawa Tengah.

“Ini merupakan usaha dua matra, materi dan batin. Dan saya titip agar para pemimpin agama sosialisasi pada umatnya untuk menjadi garda terdepan pemberantasan covid-19 dan agar itu disampaikan hingga tingkat terbawah,” kata Ganjar Pranowo.

Dirinya menjelaskan, garda terdepan pemberantasan virus ini berada di tangan warga. Lantaran, virus ini sejatinya bisa diberantas dengan mengedepankan kebersihan secara sederhana namun disiplin.”Senjata kita adalah air mengalir dan sabun, jaga jarak, olah raga dan makan-makanan bergizi,” katanya lagi.

 87 kali dilihat