Kodim dan Polres Klaten Semprot Disinfektan Massal di Sepanjang Jl Pemuda

kalitannews.com- Dalam rangka mencegah dan menangulangi peredaran virus corona di Kabupaten Klaten, maka Polres Klaten dan Kodim 0723 Klaten yang didukung sejumlah relawan meakukan penyemprotan disinfektan secara massal di jalan protokol yang ada di Kabupaten Klaten, Selasa pagi, 31 Maret 2020. Sebelum penyemprotandimulai, diawali dengan apel dengan memperhatikan protokol kesehatan social dan physical distancing di Halaman RSPD Klaten.

Apel penyemprotan disinfaktan secara massal di Halaman RSPD Klaten dihadiri oleh Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo SIKom, Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo SIK MIK, Dandim 0723 Klaten Letkol Infanteri Minarso SIP, Kepala Kejaksaan Negeri Klaten Edi Utama, SH,MH, Komandan Dodiklatpur Rindam IV/Diponegoro Letkol Infanteri Agus Adhy Darmawan. Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekda Klaten Drs H Jaka Sawaldi MM dan Ketua Gugus Tugas (Gugas) Pengendalian Penyakit Covid 19 Kabupaten Klaten dr Ronny Roekmito MKes, Kepala Dinas Kesehatan Klaten dr Cahyono Widodo MKes dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten Sip Anwar SE MSi.

Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo SIK MIK kepada pers mengatakan, apel bersama dilanjutkan gerakan penyemprotan disinfektan serentak di sepanjang jalur Jalan Veteran dan Jalan Pemuda Kabupaten Klaten. Kegiatan penyemprotan disinfektan serentak melibatkan sekitar 100 personil dari Polres Klaten, Kodim 0723 Klaten, Palang Merah Indonesia (PMI) Klaten, Pemadam Kebakarn Klaten, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta BPBD Kabupaten Klaten.

AKBP Wiyono Eko Prasetyo menyatakan, penyemprotan disinfektan secara serentak ini untuk membantu masyarakat Kabupaten agar tetap sehat dan tidak tertular penyakit covid 19. Semua satuan kerja yang melaksanakan penyemprotan disinfektan bekerja sesuai tupoksinya masing – masing dalam penanganan Virus Corona atau Covid 19 di wilayah Kabupaten Klaten dan yang tenaga medis melaksanakan penanganan pasien di rumah sakit dan Polres, Kodim, PMI, BPBD, Satpol PP dan relawan lain melakukan pencegahan penyebaran virus.

Kapolres Klaten menyatakan, semua komponen berusaha melakukan pencegahan penularan Virus Corona atau Covid 19 dan yang dilakukan hari ini dan kemarin -kemarin semua untuk kepentingan masyarakat. Kemudian untuk kegiatan pengumpulan logistik bencana Covid 19 ada di Kodim 0723 Klaten dan semua itu untuk membantu masyarakat fakir miskin dan para Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang kurang mampu dalam sutuasi isolasi mandiri wabah virus Corona di wilayah Kabupaten Klaten dan rencananya ke depan para tenaga medis juga akan diperhatikan.

Bupati Klaten Hj Sri Mulyani dalam arahannya mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolres Klaten, Dandim 0723 Klaten dan semua pihak atas pelaksanaan kegiatan penyemprotan disinfektan secara massal di jalan protokol di Kabupaten Klaten. Semua komponen harus selalu aktif membantu masyarakat dalam penanganan dan pencegahan Virus Corona di wilayah Kabupaten Klaten.

Adapun sasaran penyemprotan disinfektan yakni Tim 1 sebanyak 50 orang melakukan penyemprotan dari Masjid Agung Al Aqsha Klaten , Jalan Veteran sampai dengan Alun – Alun Klaten. Kemudian Tim 2 sebanyak 50 orang melakukan penyemprotan dari Alun – Alun Klaten menuju Jalan Pemuda ke Kodim 0723/Klaten menuju Pemda Klaten dan RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten. Penyemprotan disinfektan diawali doa bersama yang dipimpin Dandim 0723 Klaten Letkol Kavaleri Minarso SIP dan setelah itu dilanjutkan penyemprotan disinfektan.

 100 kali dilihat

SEBANYAK 500 SEMBAKAU DI SALURKAN KE WARGA MISKIN YANG MASUK ODP COVID-19

kalitannews.com- Sebanyak 500 paket sembako hari senin 30/03/2020 disalurkan secara door to door untuk warga miskin yang masuk ODP Covid 19 , penyaluran Bantuanruan sembakau ini di lakukan oleh Kodim 0723 Klaten, Kepolisian Resor dan sejumlah relawan mulai bergerak melakukan antisipasi dampak pemberlakukan social distancing, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona atau covid 19 diwilayah Klaten.

Sejak didirikan Jumat 27 maret lalu, Posko Penerimaan Logistik yang dirintis Kodim 0723 Klaten, Kepolisian Resor Klaten dan para relawan dibanjiri banyak donatur yang menyalurkan bantuan sembako untuk ODP terdampak virus corona.

Armada yang mengangkut sembako pada pendistribusian perdana dilepas Bupati Klaten Sri Mulyani didampingi Forkopimda seperti Dandim 0723 Klaten, Ketua DPRD Klaten, Kapolres Klaten, Kepala Kejaksaan Negeri Klaten dan sejumlah pejabat lainnya.

Bupati Klaten Sri Mulyani usai melepas armada pengangkut logistic mengatakan, pendistribusian diutamakan kepada mereka orang dalam pemantuan (ODP) covid 19 yang berstatus miskin.

“Ini bantuan yang terkumpul berasal dari sumbangan masyarakat, untuk itu saya menghimbau kepada warga yang mampu dapat menyalurkan bantuannya di posko yang dibuka TNi POLRI dan Relawan di MaKodim ini”,kata Bupati, Senin (31/3/2020).

Sementara itu, Dandim 0723 Klaten Letkol Kavaleri Minarso menjelaskan, pendirian posko penerimaan logistik ini sangat penting untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak covid 19.

“Meskipun Klaten belum berstatus kejadian luar biasa (KLB) tetapi posisi Klaten diapit 3 kota besar yang masuk KLB virus corona”,jelas Dandim.

 124 kali dilihat

Cegah Virus Corona, Hajatan Warga dan Sadranan Ditiadakan

kalitannews.com- Dalam rangka mencegah peredaran virus corona, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten membuat beberapa keputusan penting antara lain hajatan warga serta acara tradisi Sadranan beserta rangkaiannya untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan 1441 H ditiadakan. Bagi warga yang punya hajatan menikahkan anaknya yang diperbolehkan hanya ijab qobul, sedangkan resepsi pernikahan dilarang.
Demikian hasil rapat koordinasi pengendalian penyakit covid 19 yang dipimpin langsung Bupati Klaten Hj Sri Mulyani di Pendopo Pemkab Klaten, Kamis, 26 Maret 2020. Rakor yang menghasilkan beberapa keputusan penting untuk pengendalian virus corona berlangsung cukup lama sekitar 5 jam dimulai pukul 10.00 WIB dan o selesai sekitar pukul 15.00 WIB.
Rakor pengendalian penyakit covid 19 Kabupaten Klaten juga dihadiri Forkompimda Klaten masing-masing Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo SIKom, Kapolres Klaten Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo SIK MIK, Dandim 0723 Klaten Letkol Infanteri Minarso SIP, Kepala Kejaksaan Negeri Klaten Edi Utama, SH,MH, Ketua Pengadilan Negeri Klaten Albertus Usada SH MH. Acara dipandu Sekda Klaten Drs H Jaka Sawaldi MM dan Ketua Gugus Tugas (Gugas) Pengendalian Penyakit Covid 19 Kabupaten Klaten dr Ronny Roekmito MKes.
Kemudian juga dihadiri semua perwakikan rumah sakit yang ada di Klaten seperti dari RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten, RSUD Dr Soedjarwadi Klaten, RSUD Bagas Waras Klaten, RSI Klaten, RS PKU Muhammadiyah Jatinom dan rumah sakit lainnya. Kemudian juga pengurus Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Klaten seperti H Basuno perwakilan Agama Islam, Ir Wisnu Hendrata MMR perwakilan Agama Hindu, Pendeta Harno Sakino dari Agama Kristen dan juga dihadiri Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Klaten.

CFD Ditiadakan
Bupati Klaten Hj Sri Mulyani juga mengatakan, hasil rakor lainnya yakni warga dilarang memposting informasi terkait virus corona baik berupa tulisan, foto dan video yang belum pasti kebenarannya, Car Free Day (CFD) ditiadakan dan wifi milik Pemkab Klaten di tempat umum dinonaktifkan. Untuk pendidikan Play grup, TK, PAUD, SMP, SMA belajar di rumah diperpanjang sampai 14 April 2020.
Selanjutnya, kata Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, untuk mengantisipasi warga yang mudik, penanganannya agar Kades, RT, RW kerjasama dengan tim medis dan paramedis. Menyikapi perusahaan yang masih mempekerjakan karyawannya, agar Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Klaten melakukan sidak supaya perusahaan di Klaten menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid 19.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani juga menyampaikan, ketahanan pangan di Kabupaten Klaten aman sampai sampai akhir tahun 2020. Agar semua OPD tingkat Kabupaten Klaten, OPD tingkat Kecamatan dan Pemerintah Desa/Kelurahan membuat bilik sterilisasi untuk pencegahan virus corona.

ASN Tetap Kerja
Pada kesempatan tersebut, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani juga menyatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) Klaten tetap bekerja seperti biasa mulai pukul 07.10 WIB sampai 15.30, karena Klaten masih aman dari virus corona. Sedangkan ASN yang sakit diizinkan melaksanakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah dan ASN yang berasal dari zona merah virus corona juga diperbolehkan WFH.
Rakor pengendalian penyakit corona, kata Bupati Klaten Hj Sri Mulyani juga menyepakati, agar Dinas Kesehatan Klaten terus melakukan sosialisasi istilah-istilah dalam penanganan virus covid 19 seperti Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), suspek covid 19, Kondisi Luar Biasa (KLB), lockdown dan tidak lockdown serta istilah lainnya. Kemudian Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Klaten juga sudah membuat Surat Edaran (SE) ke 844 masjid yang ada di Klaten agar melaksanakan protokol kesehatan pencegahan covid 19.
Pada rakor tersebut, tegas Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, diperintahkan kepada Camat se Klaten segera membentuk gugus tugas pengendalian penyakit covid 19 tingkat kecamatan dan Kepala Desa / Kepala Kelurahan se Klaten juga membentuk gugus tugas pengendalian penyakit covid 19. Tugas gugus tugas tingkat kecamatan dan desa diantaranya mendata warga yang mudik dari luar kota dan disarankan agar melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dan jika ada yang sakit batuk, pilek disertai demam tinggi agar segera memeriksakan kesehatan ke rumah sakit.
Ditambahkan, untuk pelayanan di Kantor Urusan Agama (KUA) tetap dilaksanakan, namun jika ada yang akan ijab qobul hanya boleh dihadiri 10 orang. Kemudian KUA juga melaksanakan protokol kesehatan pencegahan covid 19 dengan menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun dan hand sanitizer.

 181 kali dilihat

Cegah Kerumunan, Diskominfo Nonaktifkan Wifi

kalitannews.com- Untuk kesekian kalinya, Palang Merah Indonesia (PMI) Klaten melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Taman Lampion Klaten. Tujuannya, untuk membunuh berbagai virus yang mungkin ada di sejumlah titik di Taman Lampion termasuk virus corona karena Taman Lampion masih sering dikunjungi warga.
Suyono Eko didampingi Sunardi selaku Relawan PMI Klaten di Taman Lampion Klaten, Jumat pagi, 27 Maret 2020 mengatakan, kegiatan penyemprotan disinfektan di Taman Lampion Klaten didukung 10 relawan PMI Klaten. Para relawan juga dilengkapi hand sprayer yang sudah diisi cairan disinfektan yang sudah diracik PMI Klaten dan tidak membahayakan manusia.
Menurut Suyono Eko, kegiatan penyemprotan di Taman Lampion Klaten dilakukan sesuai himbauan Bupati Klaten Hj Sri Mulyani dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) bahwa penyemprotan disinfektan di tempat strategis tidak hanya dilakukan sekali saja, namun harus dilakukan secara berkala tiga atau empat hari sekali. Maka PMI Klaten melakukan penyemprotan disinfektan lagi di Markas PMI Klaten, Taman Lampion dan tempat strategis lainnya.
Dikatakan, adapun tempat strategis yang sudah dilakukan penyemprotan disinfektan antara lain Gedung Dinas Perhubungan, Bank Klaten, Masjid Agung Al Aqsha Klaten. Kemudian Masjid Raya Klaten, Alun-alun Klaten, SMPN 2 Klaten, Terminal Ir Soekarno Klaten, Stasiun Klaten dan tempat-tempat keramaian lainnya.

Hindari Keramaian
Sementara itu pada saat bersamaan dalam rangka mencegah dan menghindari terjadinya kerumunan warga, maka Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Klaten, mulai Jumat, 27 Maret 2020 mematikan atau menonaktifkan sejumlah layanan wifi atau saluran internet gratis di sejumlah tempat strategis. Tercatat ada 19 lokasi wifi yang dinonaktifkan, guna mencegah terjadinya kerumunan massa untuk menghindari penularan virus corona.
Ada tiga petugas Diskominfo yang diterjunkan untuk menonaktifkan jaringan internet wifi.id yang dikelola Diskominfo Klaten masing-masing Wirmias Jimy, Ervin Candi Saputra dan Lilik Kusnanto. Menurut Wirmias Jimy, penonaktifan wifi.id di tempat strategis merupakan tindak lanjut rapat koordinasi penanganan virus corona yang dipimpin Bupati Klaten di Pendopo Pemkab Klaten, Kamis, 26 Maret 2020.
Wirmias Jimy menjelaskan, 19 tempat stretgis yang jaringan wifinya mulai dinonaktifkan masing-masing Alun-alun Klaten 2 tempat, Stadion Trikoyo, Taman Lampion 2 tempat, Taman Gergunung, Makam Sunan Pandanaran. Kemudian, Taman Nartosabdo, Masjid Agung Al Aqsha Klaten, Taman Koplakan Andong, Taman Jatinom, Taman Country, Taman Pemda Klaten, Taman Perwari, Kodim Klaten, GOR Gelarsena dan Taman Kali Lunyu Klaten.

 127 kali dilihat

pelaksanaan sosialisasi cegah virus korona yang diadakan desa desa

kalitannews.com – Bhabinkamtibmas Ds Pakisan Polsek Cawas Polres Klaten Bripka Edi Daryoko bersama Babinsa Pelda Sujadi mendampingi pelaksanaan sosialisasi cegah virus korona yang diadakan desa setempat, Kamis (26/3/20).

Kegiatan sosialisasi diikuti oleh kepala Desa Pakisan Bp Santoso, Bidan Desa Fitri Rustina Amd, Keb, dan karang taruna Desa. Para personel gabungan ini secara bersama-sama memberikan himbauan kepada warga Desa Pakisan terkait penyebaran virus covid 19 yang sudah banyak menimbulkan korban.

Menggunakan kendaraan pickup yang sudah ditambah pengeras suara, mereka berkeliling dari kampung ke kampung untuk menghimbau dan memberikan informasi kepada warga agar ikut berpartisipasi dalam pencegahan penyebaran virus korona. Warga sementara ini diminta tidak berkumpul atau mengadakan kegiatan yang melibatkan banyak massa.

Bidan Desa Pakisan Ibu Fitri Rustina Amd, Keb, juga menghimbau apabila ada tetangga atau saudara yang pulang dari ibu kota jakarta yang sudah memasuki wilayah zona merah agar segera memberikan informasi kepada pemerintah desa atau Bidan Desa untuk dilakulan pemeriksaan awal, atau antisipasi dengan mengkarantina diri di rumah selama 14 hari.

Warga masyarakat di Desa Pakisan menyambut baik apa yang dilakukan pemerintah Desa Pakisan bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta Bidan Desa. Warga masyarakat merasa mendapatkan informasi yang valid terkait virus korona dan bagaimana cara mengantisipasinya.

 171 kali dilihat

langkah preventif pencegahan virus corona melalui pembatasan interaksi sosial yang mana sudah diinstruksikan oleh pemerintah

kalitannews.com- Polres Klaten bersama Kodim 0723 Klaten menggelar patroli malam gabungan menghimbau warga agar tidak keluar rumah atau berkumpul dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona, Senin (23/3/20).

Dipimpin langsung Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo SIK MIK dan Dandim 0723/Klaten Letkol Kav. Minarso, SIP puluhan personil Polres dan Kodim ini menyisir sejumlah tempat seperti di alun-alun Klaten, Jalan Pemuda, Stadion trikoyo sejumlah warung hik, warung lesehan hingga kafe.

Secara proaktif personel gabungan ini memberikan himbauan kepada masyarakat yang sedang nongkrong untuk kembali ke rumah jika sudah tidak ada hal yang penting yang dikerjakan. Personel gabungan juga menggunakan kendaraan khusus berpengeras suara, sehingga himbauan bisa didengarkan masyarakat lebih luas.

Kapolres Klaten mengatakan patroli ini sebagai langkah preventif pencegahan virus corona melalui pembatasan interaksi sosial yang mana sudah diinstruksikan oleh pemerintah. Kegiatan patroli akan dilaksanakan setiap hari dan dijalankan juga oleh seluruh jajaran Polsek dan Koramil.

Himbauan-himbauan secara persuasif akan diberikan kepada masyarakat yang masih bergerombol, berkerumun atau berkelompok dalam jumlah yang banyak. Masyarakat juga dihimbau supaya tidak membuat kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengumpulkan massa. Kapolres kemudian menegaskan bahwa larangan bergerombol atau berkumpul mempunyai ancaman hukum bagi yang melanggar.

“Apabila masyarakat atau siapapun itu yang sudah kita berikan himbauan dan pemahaman ini, kita berikan perintah tidak melaksanakan atau bahkan melawan maka bisa dikenakan KUHP pasal 218 216 yang mana ada ancaman pidana didalamnya. Diberikan peringatan 2 atau 3 kali masih berkerumun masih bergerombol maka kita anggap juga melanggar perintah pejabat yang berwenang. Untuk ancamannya dari 4 bulan sampai 1 tahun penjara.”

Pernyataan Kapolres tersebut didukung Dandim 0723/Klaten Letkol Kav Minarso SIP. Menurutnya langkah preventif ini sangat penting karena Klaten saat ini diapit 3 kota besar yang berstatus KLB Korona seperti Solo Sukoharjo dan DIY. Jangan sampai instruksi social distancing diabaikan dan membuat penyebaran virus corona melebar ke Klaten.

“Kita tidak bisa mendeteksi orang mana yang masuk Klaten ini. Sehingga pencegahan seperti ini akan dilaksanakan terus menerus sesuai dengan instruksi pimpinan sampai dinyatakan bahwasanya Covid-19 ini sudah tidak ada lagi yang berada di wilayah kita.” Ujarnya

 107 kali dilihat

PENYEMPROTAN CAIRAN DISINFEKTA DI DESA PLAWIKAN UNTUK MENANGKAL COVID – 19

kalitannews.com- Dengan Merebaknya wabah Covid-19 atau virus corona mendapat perhatian serius dari pemerintah desa (Pemdes) se-Kabupaten Klaten.

Hal tersebut terlihat dari kegiatan penyemprotan disinfektan yang dilakukan serentak oleh pemerintah desa di wilayahnya masing-masing, Senin (23/3/20).

Seperti yang dilakukan di Desa Plawikan , Kecamatan Jogonalan Klaten, kegiatan penyemprotan disinfektan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Plawikan LILIK RATNAWATI spd selaku kepala Desa Plawikan.

LILIK RATNAWATI spd mengatakan , penyemprotan dilakukan oleh Relawan Desa , Relawan berasal dari unsur perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan Masyarakat yang di ambil per RW 2 orang .

Ia mengatakan, tim melakukan penyemprotan di 09 RW dengan sasaran TK, PAUD, SD, masjid, gereja dan layanan publik lainnya.

“Untuk penyemprotan mandiri yang dilakukan oleh masyarakat, seluruh bahannya sudah disediakan dari pihak desa,” kata Kades.

LILIK menambahkan, upaya penyuluhan untuk melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga sudah sering dilakukan melalui kegiatan rutin setiap bulan di tiap RT dan tingkat desa.

“Saya sudah mengingatkan kepada tiap-tiap Kadus untuk memantau warganya. Hal tersebut perlu dilakukan sebagai langkah antisipatif penyebaran virus corona di Desa Plawikan ,” pungkasnya.

Selain melakukan penyemprotan cairan disinfektan, tim juga melakukan sosialisasi pencegahan virus corona dan mengajak warga untuk melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat.

 133 kali dilihat

Bupati Klaten Bagikan Hand Sanitizer dan Masker di Pasar Tradisional

kalitannews.com- Bupati Klaten Hj Sri Mulyani dalam rangka mencegah peredaran virus corona atau covid 19 membagikan hand sanitizer dan masker di tiga pasar tradisional yang ada di Klaten, Sabtu, 21 Maret 2020. Pada acara tersebut, Bupati Klaten juga mengkampanyekan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk menangkal berbagai kuman termasuk virus corona.
Pada kegiatan tersebut, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani didampingi Asisten I Sekda Klaten yang juga Ketua Gugus Tugas (Gugas) Pengendalian Penyakit (PP) Covid 19 Kabupaten Klaten, dr Ronny R, MKes, Wakil Ketua 1 Gugas PP Covid 19 Kabupaten Klaten yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, dr Cahyono Widodo MKes dan Juru bicara Gugas PP Covid 19 Kabupaten Klaten yang sekaligus Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, dr Anggit Budiarto, MMR. Kemudian juga dihadiri Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Bagas Waras Klaten, dr Limawan Budiwibowo MKes, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Klaten, Drs Muh Nasir MM serta sejumlah pejabat dan relawan lainnya.
Pasar yang pertama dikunjungi pertama yakni Pasar Gede Klaten yang berlokasi di belakang Plaza Matahari Klaten. Dengan naik mobil bak terbuka dari Dinas Perhubungan, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani yang mengenakan rompi Dinas Kesehatan langsung memberikan sosialisasi tentang penyakit corona. Disampaikan bahwa sampai saat ini di Klaten yang positif terpapar virus corona belum ada dan untuk mencegah penyakit corona agar para pedagang membiasakan hidup sehat.
Bupati Hj Sri Mulyani mengharapkan, agar para pedagang setelah pulang berjualan dari pasar sampai di rumah sebelum berkumpul dengan keluarga, agar mandi terlebih dahulu. Kemudian setiap saat sebelum makan atau minum agar membiasakan cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, karena kuman dapat menempel di tangan setelah beraktivitas di luar rumah.
Kemudian, kata Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, pada kegiatan tersebut juga dibagikan masker dan hand sanitizer kepada masyarakat. Setelah melakukan sosialisasi pencegahan virus corona dengan PHBS di Pasar Gede Klaten, selanjutnya Bupati Klaten Hj Sri Mulyani beserta rombongan juga melakukan kegiatan yang sama di Pasar Gabus Jatinom dan Pasar Cokro Kembang di Kecamatan Tulung. Saat di Pasar Gabus dan Pasar Cokro Kembang, Bupati Hj Sri Mulyani juga menyosialisaskan PHBS dan membiasakan cuci tangan pakai sabun serta membagikan masker dan hand sanitizer kepada warga.
Kepada wartawan di Pasar Cokro Kembang, Kecamatan Tulung, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani mengharapkan, agar warga tidak cemas dengan virus corona dan terus mengikuti arahan dari pemerintah pusat yang disampaikan Presiden Ir H Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo. Dengan menjaga PHBS dan membiasakan cuci tangan pakai sabun semoga seluruh warga Klaten dalam kondisi sehat dan dapat terbebas dari virus corona.

 87 kali dilihat

Fifi Wiyono yang didampingi Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo SIK MIK memimpin langsung pelaksanaan penyemprotan desinfektan di lingkungan TK

Ketua Bhayangkari Cabang Klaten Ibu Fifi Wiyono bersama pengurus melakukan bersih-bersih di sekolah TK Bhayangkari Klaten Tengah untuk mencegah penyebaran virus corona, kamis 19/03/2020 .

Tak hanya bersih-bersih di area Taman Kanak-kanak saja, Ketua Bhayangkari Cabang Klaten Ibu Fifi Wiyono bersama pengurus melakukan bersih-bersih di sekolah TK Bhayangkari Klaten Tengah untuk mencegah penyebaran virus corona, kamis 19/03/2020 .

Tak hanya bersih-bersih di area Taman Kanak-kanak saja, Fifi Wiyono yang didampingi Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo SIK MIK juga memimpin pelaksanaan penyemprotan desinfektan di lingkungan TK. Sudut-sudut ruangan tak luput dari penyemprotan.

Sebelum melakukan bersih-bersih, seluruh personel bhayangkari terlebih dahulu dicek suhu tubuhnya oleh patugas dokkes Polres Klaten. Tak lupa sebelum masuk ruangan TK mereka juga melakukan cuci tangan.

Usai melakukan bersih-bersih, para pengurus Bhayangkari ini diberikan materi menggunakan masker dan sarung tangan yang benar. Selain itu prosedur membuang limbah medis juga diberikan. Masker dan sarung tangan bekas pakai sesuai anjuran dokkes adalah digunting menjadi 2 bagian atau lebih. Hal ini dimaksudkan agar tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Fifi Wiyono mengatakan kegiatan bersih-bersih dan penyemprotan desinfektan di lingkungan TK Bhayangkari diharapkan dapat mencegah penularan virus corona maupun penyakit lainnya kepada anak-anak. Kegiatan ini juga akan dilakukan di TK Bhayangkari lainnya yang ada di Kab. Klaten.

Sebelum melakukan bersih-bersih, seluruh personel bhayangkari terlebih dahulu dicek suhu tubuhnya oleh patugas dokkes Polres Klaten. Tak lupa sebelum masuk ruangan TK mereka juga melakukan cuci tangan.

Usai melakukan bersih-bersih, para pengurus Bhayangkari ini diberikan materi menggunakan masker dan sarung tangan yang benar. Selain itu prosedur membuang limbah medis juga diberikan. Masker dan sarung tangan bekas pakai sesuai anjuran dokkes adalah digunting menjadi 2 bagian atau lebih. Hal ini dimaksudkan agar tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Fifi Wiyono mengatakan kegiatan bersih-bersih dan penyemprotan desinfektan di lingkungan TK Bhayangkari diharapkan dapat mencegah penularan virus corona maupun penyakit lainnya kepada anak-anak. Kegiatan ini juga akan dilakukan di TK Bhayangkari lainnya yang ada di Kab. Klaten.

 95 kali dilihat

Bupati Klaten Rakor Bersama Tokoh Agama Atasi Virus Corona

kalitannews.com- Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, Kamis sore, 19 Maret 2020 memimpin rapat koordinasi (Rakor) pengendalian penyakit virus corona atau covid 19 bersama tokoh agama dari berbagai organisasi keagamaan yang diadakan di ruang B1 Setda Klaten.
Ada beberapa keputusan yang diambil dalam rakor tersebut antara lain Salat Jumat bagi umat Islam di Klaten disepakati tetap dilaksanakan, namun jamaah membawa perangkat salat sendiri dan di masjid disediakan sarana cuci tangan pakai sabun.
Rakor selain dihadiri oleh Bupati Klaten, juga dihadiri Dandim 0723 Klaten, Kapolres Klaten, Sekda Klaten, Ketua Gugus Tugas (Gugas) Pengendalian Penyakit (PP) Covid 19 Kabupaten Klaten, dr Ronny R, MKes. Kemudian juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfo, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Klaten, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Klaten, Perwakilan Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Takmir Masjid Al Aqso, Majelis Tafsir Al Quran (MTA) Klaten dan para tokoh agama lainnya.
Bupati Klaten, Hj Sri Mulyani pada rakor tersebut menyampaikan, selain Salat Jumat yang tetap dilaksanakan dengan beberapa ketentuan seperti jamaah membawa alas salat sendiri dan disediakan cuci tangan pakai sabun, juga untuk sosialisasi, antisipasi dan pencegaahan covid 19 menggunakan mobil Matur Dokter Dinkes Klaten.
Kemudian, jelas Hj Sri Mulyani, penyemprotan disinfektan akan dimaksimalkan dan bagi yang membutuhkan dapat menghubungi call center tentunya nanti akan dikoordinasikan dengan Gugas Covid 19 karena juga untuk disinfektan ini terbatas. Masyarakat diimbau menghindari kumpul-kumpul dan kerumunan maksimal 60 orang namun juga harus memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditentukan. Kemudian juga dengan catatan harus disediakan sarana cuci tangan pakai sabun maupun juga menggunakan hand sanitizer.
Selanjutnya, kata Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, tokoh agama diminta ikut menyosialisasikan langkah-langkah yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Klaten. Untuk menekan terjadinya penyebar virus covid 19 yang terbaik adalah dengan melakukan social distancing yakni mengurangi jumlah aktivitas di luar rumah dan interaksi dengan orang lain, mengurangi kontak tatap muka langsung.
Bupati Klaten Hj Sri Mulyani juga mengatakan, acara keagamaan yang lebih bersifat sunah dapat ditunda karena lebih mengedepankan kesehatan seluruh umat maupun masyarakat. Bahwa pendekatan kepada tokoh-tokoh dan pemuka agama agar terus dilakukan untuk menghindari adanya kesalahpahaman.
Kemudian, kata Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, acara Tawur Agung bagi Agama Hindu sebagai rangkaian Hari Raya Nyepi sesuai kesepakatan akan tetap dilaksanakan dan peserta Tawur Agung juga akan ditekan seminimal mungkin dengan catatan juga harus mengikuti SOP yang telah ditentukan. Seluruh peserta rakor berkomitmen mempertahankan untuk Klaten pada garis kuning bahkan menjadi hijau atau aman dari virus corona.
Bupati Klaten Hj Sri Mulyani kembali menegaskan, Salat Jumat berjalan seperti biasa dan juga fatwa MUI bagi yang sakit untuk sementara dapat dilakukan Salat Dzuhur di rumah. Dana siap pakai akan digunakan untuk pembelian logistik.
Dikatakan, akad nikah di Masjid Agung Al Aqso Klaten diizinkan namun dibatasi maksimal dihadiri 20 orang dan juga untuk peralatan agar disterilkan. FKUB, MUI, dan ormas-ormas Islam ini mendukung langkah-langkah yang telah diambil oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten guna antisipasi dan pencegahan covid 19.
Bupati Klaten Hj Sri Mulyani menambahkan, Rumah Sakit Suradji Tirtonegoro Klaten pada saat ini telah menyediakan 12 kamar untuk penanganan penyakit covid 19. Informasi terkini untuk Indonesia yang positif terjangkit covid 19 adalah 309 dan yang meninggal dunia 25 orang dan semoga di Kabupaten Klaten tetap aman dari penyakit covid 19.

 83 kali dilihat