Truk pengangkat batu bata tertabrak kereta api

kalitannees- Kecelakaan lalu lintas terjadi di perlintasan kereta api dengan pintu tepatnya di Desa Sumyang, Kecamatan Jogonalan, Kamis (27/2/2020) sekira pukul 05.30 WIB pagi. Tidak ada korban jiwa namun kondisi truk pengangkut batu bata mengalami kerusakan cukup parah.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan berawal saat sebuah truk pengangkut batu-bata melaju dari arah utara, sesampai di perlintasan rel kereta api, petugas perlitasan memberikan tanda jika akan melintas kereta api dengan membunyikan sirine dan menutup perlintas kereta api tersebut.

Suharyono sopir truk, warga Dukuh Pucung, Desa Kraguman, Kecamatan Jogonalan menceritakan rencana truk mau mengangku batu bata disebelah selatan perlintasan,saat akan melewati perlintasan tiba tiba truk terjebak di tengah rel.

“Awalnya pintu sebelah Utara belum ditutup, baru setelah truk akan melintas rel sebelah selatan karena rel ganda , tiba tiba pintu sebelah selatan sudah tertutup, truk terjebak di dalam perlintasan”, kata Suharyono, Kamis (27/2/2020).

Karena terjebak di dalam rel, melintas kereta api dari arah barat atau Yogyakarta melaju di perlintasan tersebut, hingga kecelakaan tidak dapat dihindarkan.

“Beruntung saya dapat selamat dan di belakang tidak ada orang, karena karyawan yang bertugas muat menggunakan sepeda motor, sehingga tidak ada korban jiwa”,jelasnya.

Kasatlantas Polres Klaten, AKP Bobby Anugerah Rachman membenarkan kejadian tersebut, namun tidak ada korban jiwa dalam laka lantas antara truk dengan kereta api di wilayah Jogonalan ini.

“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, Kami menghimbau agar pengendara kendaran bermotor selalu hati-hati dalam berkendara dan tetap mengutamakan keselamatan, kami masih menyelidiki penyebab pasti kecelak

 89 kali dilihat

POLDA JAWA TENGAH BERHASIL MENGUNGKAP PABRIK PUPUK PALSU

kalitannews- Gudang pupuk Phonska palsu yang beromset puluhan juta berhasil di bongkar jajaran Ditreskrim Polda Jawa tengah .sebanyak 10 ribu sak dan alat untuk memproduksi pupuk Phonska di sita dan mengamankan 6 tersangka . Gudang pupuk palsu ini berada di dukuh pule Desa Gedong ,kecamatan pracimantoro Wonogiri , pabrik pupuk palsu ini sudah beroperasi kurang lebih 5 tahun . Pabrik pupuk palsu ini bisa di bongkar berkat informasi masyarakat .

Kapolda Jateng RYCKO AMELZA DAHNIEL ,Msi saat press reless di salah satu lokasi pabrik pupuk palsu di Wonogiri mengatakan ” Laporan ini di tanggapi oleh Polres Klaten dengan melakukan uji Lab di balai pengkajian Teknologi Pertanian . Hasilnya kadar zat Natrium,kalium dll jauh dari standar pupuk ,kemudian juga ada dugaan penggunaan merk palsu , 27/02/2020 .

Para pelaku terancam pasal 62 UU ayat 1 jo pasal 8 ayat 1 huruf a UU RI no.8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, pasal 122 UU RI no.22 tahun 2019 tentang sistem budidaya pertanian, pasal 120 UU RI no.3 tahun 2014 tentang perindustrian dan pasal 114 UU RI no.7 tahun 2014 tentang perdagangan.

Rycko mengimbau kepada petani lebih hati hati bila beli pupuk yaitu melalui sentral pupuk yang telah ditunjuk pemerintah, petani untuk dapat mengenali ciri khas pupuk asli dan palsu, apabila petani atau Gapoktan menemukan tanda tanda pupuk palsu untuk melaporkan ke polisi.

Ngatijan salah satu anggota Gapoktan mengaturkan terima kasih atas kinerja kepolisian dalam pengungkapan kasus pupuk palsu. Bisa Dibandingkan sak pupuk antara yang asli dengan yang diduga palsu, ternyata ada perbedaan dari tulisan SNI lebih jelas apabila asli dan palsu agak gelap, warna logo yaitu kalau dari jenis warna dan tekstur pupuknya juga terlihat beda apabila dicampur dengan urea pupuk lengket tidak bisa ditaburkan.

Setelah beberapa hari pemakaian barulah hal aneh ia dirasakan, tanaman padi yang biasanya menjadi subur setelah 3 hari ditabur pupuk kali ini tidak ada perubahan sama sekali. Pupuk palsu tersebut juga lengket dan berubah warna saat dicampur urea, bahkan warnanya menempel di tangan untuk beberapa hari meskipun sudah dicuci.

Masih menurut Ngatijan setelah diperhatikan seksama dalam karung pupuk palsu tersebut ternyata ada perbedaan seperti tulisan yang kurang terang dan berbeda warna. Jahitan juga lebih kendor dan lambang yang dicetak terbalik. Setelah yakin pupuk yang diterima adalah pupuk palsu Ngatijan dkk kemudian melaporkan hal tersebut ke Polres Klaten.

“Kalau karung ponska yang asli itu warnanya agak kebiru-biruan yang palsu cenderung hitam. Kemudian tulisan SNI-nya lebih kecil”. terangnya.

 105 kali dilihat

Wartawan SCTV Rozaq Asyhuri Berpulang

kalitannews.- Kalangan pers dan media di Kabupaten Klaten berduka, pasalnya, wartawan SCTV Rozaq Asyhuri ST warga Dukuh Karang Wetan RT 01 RW 03, Desa Sribit, Kecamatan Delanggu meninggal dunia pada Rabu, 19 Pebruari 2020 sekitar pukul 13.20 WIB di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu, Klaten. Berpulangnya almarhum Rozaq Asyhuri selain meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, juga bagi kalangan wartawan di Klaten.

 

Upacara pemakaman Almarhum Rozaq Asyhuri ST akan diadakan pada Kamis pagi, 20 Pebruari 2020 pukul 10.00 WIB dan almarhum akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Makam Sribit Lor, Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Klaten. Almarhum Rozaq Asyhuri ST meninggalkan seorang isteri Tri Handayani SPd dan tiga orang anak masing-masing Jihan Nur Aqilla, Hafy Muhammad Aqil dan Anindita Keisha Aqilla.
Begitu mendengar informasi meninggalnya Almarhum Rozaq Asyhuri ST, sejumlah wartawan, pejabat dan masyarakat bertakziyah di rumah duka. Bupati Klaten Hj Sri Mulyani juga menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya Almarhum Rozaq Asyhuri ST melalui karangan bunga yang dikirimkan ke rumah duka.
Kabag Humas Pemkab Klaten, H Wahyudi Martono, SSos, MM melalui pesan whatsapp (WA) yang dikirim ke sejumlah grup WA menyebutkan, peringatan Hari Pers Nasiona (HPN) Tahun 2020 mengiringi kepergian Almarhum Rozaq Asyhuri ST selamanya. Almarhum Rozaq selama ini dikenal sebagai sahabat dan mitra kerja Bagian Humas Setda Klaten dan dikenal sebagai seorang pewarta yang disegani dan sering jagongan serta silaturahmi di Bagian Humas Klaten.
Dikatakan, peringatan HPN 2020 baru saja berlalu dan HPN baru saja diperingati oleh insan pers dan pemerintah di seluruh Indonesia, tidak ketinggalan Pemkab Klaten. Masyarakat dan para insan pers yang bertugas di Klaten juga ikut memperingati HPN dengan suka cita, akan tetapi suka cita yg dirasakan sirna tak berbekas tatkala mendengar berita duka atas meninggalnya Almarhum Rozaq Asyhuri ST.

H Wahyudi Martono mengungkapkan, keluarga besar Bagian Humas Setda Klaten merasa kehilangan seorang jurnalis yang setia dan menegang teguh kode etik jurnalistik, patuh dan taat terhadap komitmenya untuk menjaga profesinya sebagai wartawan yang independen dan profesional. Segenap karyawan Bagian Humas Pemkab Klaten hanya bisa berdoa semoga Almarhum Rozaq Asyhuri tergolong meninggal khusnul khotimah dan dimasukkan ke surga-Nya Allah SWT.
Melalui WA tersebut H Wahyudi Martono juga mendoakan agar isteri dan anak Almarhum Rozaq Asyhuri dapat melanjutkan cita-cita almarhum dan agar diberikan kesabaran serta keikhlasan menerima takdir dari Allah SWT. Selama hidupnya dan kiprahnya sebagai wartawan, Almarhum Rozaq Asyhuri telah berbuat untuk Klatenmu, Negaramu dan Bangsamu dengan karya jurnalistik yang mendidik, menghibur serta mencerdaskan. Selamat jalan sahabatku.

 110 kali dilihat